Fenomena bullying di lingkungan Sekolah Dasar masih menjadi permasalahan yang berdampak pada perkembangan sosial dan emosional peserta didik, khususnya siswa yang rentan mengalami pengucilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sosialisasi anti bullying berbantuan media Monopoli Edukatif di SDN 1 Turi Kota Blitar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak bullying, disertai perubahan sikap yang lebih empatik dalam interaksi sosial. Media permainan mendorong keterlibatan aktif siswa, membantu membedakan perilaku bercanda dan perundungan, serta menyediakan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan pengalaman pribadi. Penggunaan Monopoli Edukatif dinilai efektif sebagai strategi pencegahan dalam menumbuhkan kesadaran anti bullying dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Copyrights © 2025