Globalisasi sebagai fenomena sosial-budaya telah mengubah cara masyarakat berinteraksi, berkomunikasi, dan membangun identitas. Perubahan ini memberikan dampak signifikan terhadap praktik keagamaan yang sebelumnya bersifat lokal dan tradisional. Junal ini membahas bagaimana transformasi budaya di era globalisasi mempengaruhi praktik keberagamaan masyarakat, terutama dalam konteks Indonesia yang multikultural. Dengan menggunakan pendekatan antropologi budaya, penelitian ini menganalisis perubahan ritual, meningkatnya digitalisasi agama, hibriditas budaya, pergeseran nilai spiritual, serta bagaimana komunitas beragama merespons tantangan globalisasi. Temuan menunjukkan bahwa agama tidak hanya mengalami tekanan modernitas, tetapi juga menemukan ruang baru untuk berekspresi, beradaptasi, serta memperkuat identitas keagamaan dalam masyarakat global.
Copyrights © 2026