IPSSJ
Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal

TINJAUAN MANAJEMEN TERKINI KRISIS HIPERTENSI: PERBEDAAN PENDEKATAN DIAGNOSTIK ANTARA HIPERTENSI EMERGENSI DAN URGENSI

Shafira Salsabila (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jan 2026

Abstract

Krisis hipertensi adalah suatu kondisi klinis yang ditandai dengan tekanan darah yang sangat tinggi yang dapat menyebabkan atau telah terjadi kelainan target organ. Krisis hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan  tekanan darah secara akut dan progresif (sistolik ≥ 180 mmHg dan atau tekanan diastolik ≥ 120 mmHg) yang membutuhkan penanganan segera. Sangat penting untuk melakukan triase dini yaitu upaya secara dini untuk membedakan hipertensi darurat versus hipertensi urgensi untuk memastikan pemberian terapi yang paling tepat untuk setiap pasien. Ciri pembeda utama dari keadaan hipertensi darurat yang sebenarnya dengan hipertensiurgensi adalah adanya kerusakan organ target akut yang sedang berlangsung, bukan derajat peningkatan TD itu sendiri. Kedaruratan hipertensi dapat berkembang secara de novo atau sebagai komplikasi dari hipertensi esensial atau sekunder yang mendasarinya. Kondisi ini, jika tidak diobati, mempunyai angka kematian yang sangat tinggi, sehingga harus segera mendapatkan terapi anti-hipertensi secara intravena jangka pendek, mudah dititrasi, dan dalam kondisi yang dipantau pada ruang rawat intensif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ojs

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences

Description

Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) dengan E-ISSN 3064-4011 merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, ...