Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi konservasi lingkungan terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pendekatan tinjauan literatur yang terstruktur. Analisis dilakukan dengan menelaah publikasi ilmiah dari berbagai basis data bereputasi menggunakan kriteria inklusi yang berfokus pada penelitian lima hingga sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konservasi memberikan pengaruh signifikan dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, menurunkan biaya eksternalitas, serta memperkuat produktivitas sektor-sektor yang berbasis keberlanjutan. Berbagai temuan menegaskan bahwa konservasi bukan sekadar instrumen perlindungan ekologis, melainkan investasi strategis yang meningkatkan ketahanan ekonomi jangka panjang. Efek positif konservasi juga terlihat pada sektor pertanian, pariwisata, energi terbarukan, dan industri berbasis sumber daya alam melalui penerapan praktik ramah lingkungan dan teknologi hijau. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa keberhasilan kontribusi konservasi dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kebijakan publik, kapasitas institusional, pendanaan lingkungan, dan tingkat adopsi teknologi. Kajian ini menyoroti bahwa konservasi memiliki potensi besar sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil dan resilient. Namun, masih terdapat keterbatasan berupa disparitas konteks antarnegara dan variasi metodologis dalam penelitian sebelumnya. Oleh karena itu, studi lanjutan diperlukan untuk memperkuat bukti empiris mengenai hubungan kausal antara konservasi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2026