Sistem irigasi yang andal sangat bergantung pada kemampuan jaringan untuk mendistribusikan air secara efisien dan berkelanjutan. Salah satu permasalahan utama yang dapat mengganggu fungsi jaringan irigasi adalah akumulasi sedimen yang tinggi, terutama di kantong lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemeliharaan kantong lumpur pada jaringan irigasi Bendung Pamarayan berdasarkan pola akumulasi sedimen yang terjadi. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengambilan sampel sedimen, analisis laboratorium, serta perhitungan volume dan laju akumulasi sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata akumulasi sedimen di beberapa lokasi mencapai 2.000–3.000 m³ per tahun. Strategi pemeliharaan yang efektif adalah dengan melakukan pembersihan minimal dua kali dalam setahun, yaitu sebelum dan sesudah musim hujan. Rencana pemeliharaan disusun berdasarkan efisiensi operasional, aksesibilitas lokasi, dan kebutuhan kontinuitas suplai air irigasi. Penerapan strategi ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan fungsi irigasi dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Copyrights © 2025