Peningkatan pembangunan di Indonesia mendorong bertambahnya jumlah perusahaan jasa konstruksi. Namun, pertumbuhan tersebut belum diikuti oleh perbaikan dalam pelaksanaan konstruksi, sehingga keterlambatan penyelesaian pekerjaan masih sering terjadi, termasuk di wilayah tengah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan penyelesaian pekerjaan konstruksi di Kabupaten Nunukan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada kontraktor yang terdaftar sebagai anggota GAPEKSINDO dan berdomisili di Kabupaten Nunukan. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik nonparametrik Kendall’s W dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27.0 untuk Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab keterlambatan proyek konstruksi di Kabupaten Nunukan adalah faktor tenaga kerja, dengan nilai mean rank sebesar 2,54. Adapun faktor yang paling tidak berpengaruh terhadap keterlambatan adalah kategori faktor lainnya, dengan nilai mean rank sebesar 5,26.
Copyrights © 2025