Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah bagian dari Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk meningkatkan karakter dan juga kemampuan yang dimiliki siswa melalui pembelajaran yang berbasis proyek. Namun penerapan P5 di SDN Sungai Lulut 2 mengalami tantangan yang berkaitan dengan keterbatasan anggaran dan waktu. Tujuan dari peneltian ini untuk mengetahui apa saja faktor yang menjadi tantangan pelaksanaan P5 serta strategi yang bisa diterapkan untuk mengatasi hal tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah studi kualitatif yang melibatkan wawancara dan observasi terhadap para guru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kekurangan anggaran berdampak pada ketersediaan sumber daya dan alat belajar, sedangkan kekurangan waktu menghalangi pelaksanaan proyek secara maksimal. Untuk itu, diperlukan pendekatan inovatif, seperti kerjasama dengan pihak luar dan penggunaan sumber daya lokal, demi meningkatkan efektivitas penerapan P5.
Copyrights © 2025