Kemampuan berbicara (maharatul kalam) merupakan salah satu kompetensi utama dalam pengajaran Bahasa Arab, namun pelajar non-penutur asli sering menghadapi kesulitan dalam penguasaannya. Di tengah perkembangan era digital, metode pembelajaran tradisional dianggap kurang mampu menjawab kebutuhan akan proses belajar yang cepat dan terpersonalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penerapan Artificial Intelligence (AI) dapat menunjang pendekatan hyperlearning dalam mempercepat penguasaan keterampilan berbicara Bahasa Arab. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi awal terhadap pemanfaatan aplikasi berbasis AI seperti chatbot, Natural Language Processing (NLP), serta sistem umpan balik suara otomatis. Temuan menunjukkan bahwa teknologi AI mampu menghadirkan ekosistem pembelajaran yang dinamis, responsif, dan akurat, sekaligus mendukung peningkatan kelancaran berbicara dan kepercayaan diri peserta didik. Selain itu, AI juga efektif dalam mengidentifikasi kesalahan bahasa secara langsung. Dengan demikian, integrasi AI dalam skema hyperlearning berpotensi menjadi solusi strategis dalam akselerasi pembelajaran Bahasa Arab lisan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan teknologi AI yang kontekstual dan pelatihan guru untuk optimalisasi implementasinya di lingkungan pendidikan Bahasa Arab di Indonesia. Kata kunci: Hyperlearning, Maharatul Kalam, Kecerdasan Buatan, Pembelajaran Bahasa Arab
Copyrights © 2025