Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantu media diorama pada mata pelajaran IPAS. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3B SDN Cibeureum Hilir 3 Kota Sukabumi Tahun Ajaran 2024/2025 dengan jumlah 27 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantu media diorama mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Ketuntasan berpikir kritis siswa meningkat dari 7,41% pada tahap prasiklus menjadi 70,37% pada siklus I dan 88,89% pada siklus II. Peningkatan ini disebabkan oleh pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan visual melalui penggunaan media diorama yang memperjelas permasalahan serta mendorong siswa untuk berpikir aktif, menganalisis, dan menyimpulkan informasi secara kritis. Hasil ini menunjukkan bahwa model PBL berbantu diorama efektif diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS. Kata Kunci: Problem Based Learning, berpikir kritis, media diorama
Copyrights © 2025