Pentingnya pembelajaran seni rupa terletak pada bagaimana siswa memperoleh dan mengembangkan kreativitas serta kemampuan estetikanya. Berdasar hasil observasi awal di MI Attarbiyatul Islamiyah, terlihat pada siswa kelas III kesulitan menerapkan teknik gradasi warna karena belum paham tentang transisi warna dan jarang melakukan eksplorasi media dengan inisiatif sendiri. Oleh sebab itu, peneliti memilih menggunakan model Discovery Learning untuk membantu siswa lebih aktif bertanggung jawab terhadap pembelajarannya sendiri saat menemukan konsep gradasi dengan pengalaman langsung. Kegiatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam tahapan dari Discovery Learning yang meliputi stimulasi masalah, identifikasi, pengumpulan data, memproses data, verifikasi, generalisasi berjalan baik dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Keaktifan siswa beresperimentasi lebih baik, siswa lebih paham proses perubahan warna secara gradual, mampu menghasilkan karya gradasi yang lebih halus dan kreatif. Disamping itu, motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berkarya juga meningkatkan diri. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa dicovery learning telah terbukti efektif dalam pengembangan kemampuan gradasi warna dan kreativitas pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025