Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERTUNJUKAN KESENIAN PATHOL SARANG DI KABUPATEN REMBANG Kinesti, Rakanita Dyah Ayu; Lestari, Wahyu; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian Pathol Sarang adalah kesenian tradisional yang sampai saat ini masih eksis di masyarakat Rembang. Interaksi dalam kesenian Pathol Sarang yang terjadi bukan lagi sebatas dialog, namun terjadi kontak fisik antar pemain dengan pemain. Keunikan kesenian Pathol Sarang juga terletak pada jenis pertunjukan yang tidak semestinya seperti pertunjukan lain. Pertunjukan yang dipentaskan di pinggir laut dan dimainkan oleh para nelayan. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan bentuk pertunjukan kesenian Pathol Sarang dan menganalisis proses interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Hasil penelitian yang pertama adalah bentuk kesenian Pathol Sarang yang ditinjau dari pelaku seni yang semua berjenis kelamin laki-laki mempunyai gerak murni dan maknawi yang berias tanpa make up dan berbusana memakai baju hitam dan celana hitam dengan ikat kepala dan property berupa udhet. Interaksi yang ditemukan adalah interaksi yang terjadi antar pemain dan pemain, pemain dengan penonton. Interaksi yang terjadi antar pemain dan pemain adalah kontak fisik yaitu dengan saling merangkul posisi kaki kuda-kuda dan saling mendorong untuk bergulat, interaksi yang terjadi antar pemain dan penonton adalah komunikasi sebelum bertanding pelandang(wasit) mencari lawan untuk pemain(pathol) yang bertanding diambil dari penonton. Saran untuk seniman, gerakan Pathol Sarang lebih dikembangkan lagi dengan menambahkan tarian pembuka sebelum pertunjukan dimulai.Art pathol sarang is traditional art that until now still exist in the community Rembang. Art pathol sarang is an entertainment media, as the show and as a social interaction .Interaction in the arts pathol sarang that there is no longer only dialogue , but occurring physical contact between the player with the players. Uniqueness of art pathol nest also located on the type of show undue as other performances. Show was staged in the outskirts of the sea and played by the fishermen . The purpose of research is description the form of art performances pathol sarang and analyze the process of social interaction. This study using a qualitative approach that produces data descriptive. The results of research first is the form of art pathol a nest that in terms of an art of which all of the male sex have motion pure and meaningful who berias without makeup and dressing wear a black and black pants by a headband and property in the form of udhet. The interaction that to find is the interaction that happened between players and players, a player with a spectator. The interaction that happened between players and players is physical contact namely by mutual embrace the position of the legs horses and pushing to grapple, the interaction that happened between players and the spectators is communication before competed pelandang (the referee) seeking opposed to a performer (pathol) competed taken from the audience. Advice for artists, movement pathol the nest more developed by adding opening dance before the show began.
PERTUNJUKAN KESENIAN PATHOL SARANG DI KABUPATEN REMBANG Kinesti, Rakanita Dyah Ayu; Lestari, Wahyu; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian Pathol Sarang adalah kesenian tradisional yang sampai saat ini masih eksis di masyarakat Rembang. Interaksi dalam kesenian Pathol Sarang yang terjadi bukan lagi sebatas dialog, namun terjadi kontak fisik antar pemain dengan pemain. Keunikan kesenian Pathol Sarang juga terletak pada jenis pertunjukan yang tidak semestinya seperti pertunjukan lain. Pertunjukan yang dipentaskan di pinggir laut dan dimainkan oleh para nelayan. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan bentuk pertunjukan kesenian Pathol Sarang dan menganalisis proses interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Hasil penelitian yang pertama adalah bentuk kesenian Pathol Sarang yang ditinjau dari pelaku seni yang semua berjenis kelamin laki-laki mempunyai gerak murni dan maknawi yang berias tanpa make up dan berbusana memakai baju hitam dan celana hitam dengan ikat kepala dan property berupa udhet. Interaksi yang ditemukan adalah interaksi yang terjadi antar pemain dan pemain, pemain dengan penonton. Interaksi yang terjadi antar pemain dan pemain adalah kontak fisik yaitu dengan saling merangkul posisi kaki kuda-kuda dan saling mendorong untuk bergulat, interaksi yang terjadi antar pemain dan penonton adalah komunikasi sebelum bertanding pelandang(wasit) mencari lawan untuk pemain(pathol) yang bertanding diambil dari penonton. Saran untuk seniman, gerakan Pathol Sarang lebih dikembangkan lagi dengan menambahkan tarian pembuka sebelum pertunjukan dimulai.Art pathol sarang is traditional art that until now still exist in the community Rembang. Art pathol sarang is an entertainment media, as the show and as a social interaction .Interaction in the arts pathol sarang that there is no longer only dialogue , but occurring physical contact between the player with the players. Uniqueness of art pathol nest also located on the type of show undue as other performances. Show was staged in the outskirts of the sea and played by the fishermen . The purpose of research is description the form of art performances pathol sarang and analyze the process of social interaction. This study using a qualitative approach that produces data descriptive. The results of research first is the form of art pathol a nest that in terms of an art of which all of the male sex have motion pure and meaningful who berias without makeup and dressing wear a black and black pants by a headband and property in the form of udhet. The interaction that to find is the interaction that happened between players and players, a player with a spectator. The interaction that happened between players and players is physical contact namely by mutual embrace the position of the legs horses and pushing to grapple, the interaction that happened between players and the spectators is communication before competed pelandang (the referee) seeking opposed to a performer (pathol) competed taken from the audience. Advice for artists, movement pathol the nest more developed by adding opening dance before the show began.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V MI NEGERI 7 DEMAK Usna, Eva Syafa'atul; Kinesti, Rakanita Dyah Ayu
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 1 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i1.170-177

Abstract

This study aims to describe the role of teachers in improving mathematics learning achievement of fifth grade students at MI Negeri 7 Demak and identify supporting and inhibiting factors. The approach used is descriptive qualitative with interview, observation, and documentation methods. Interviews were conducted with teachers, principals, and two students with different achievements. Participatory observation was conducted in class, and data analysis used the Miles and Huberman model and thematic analysis. The results of the study indicate that teachers have an important role as motivators, facilitators, and evaluators. Teachers apply varied learning strategies, provide ongoing motivation, and carry out systematic evaluations to increase students' interest and understanding of mathematical concepts. Individual approaches and the use of innovative learning methods have also proven effective in improving student achievement. However, this study identified obstacles such as limited facilities and infrastructure and high administrative burdens on teachers. The conclusion of the study emphasizes that optimizing the role of teachers can be achieved through increasing competence, supporting facilities, and collaboration between teachers, students, and parents as the main steps in improving students' mathematics learning achievement.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V MI NEGERI 7 DEMAK Usna, Eva Syafa'atul; Kinesti, Rakanita Dyah Ayu
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 1 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i1.170-177

Abstract

This study aims to describe the role of teachers in improving mathematics learning achievement of fifth grade students at MI Negeri 7 Demak and identify supporting and inhibiting factors. The approach used is descriptive qualitative with interview, observation, and documentation methods. Interviews were conducted with teachers, principals, and two students with different achievements. Participatory observation was conducted in class, and data analysis used the Miles and Huberman model and thematic analysis. The results of the study indicate that teachers have an important role as motivators, facilitators, and evaluators. Teachers apply varied learning strategies, provide ongoing motivation, and carry out systematic evaluations to increase students' interest and understanding of mathematical concepts. Individual approaches and the use of innovative learning methods have also proven effective in improving student achievement. However, this study identified obstacles such as limited facilities and infrastructure and high administrative burdens on teachers. The conclusion of the study emphasizes that optimizing the role of teachers can be achieved through increasing competence, supporting facilities, and collaboration between teachers, students, and parents as the main steps in improving students' mathematics learning achievement.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V DI MI RAUDLOTUL ATHFAL MUTIH KULON KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK Niyah, Dewi Fajriyatun; Kinesti, Rakanita Dyah Ayu
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6484

Abstract

The low learning motivation of fifth-grade students at MI Raudlotul Athfal in science learning is the background to this research, which is caused by conventional teaching methods and limited resources. The focus of this study is to describe the implementation and effectiveness of using creative learning media made from used materials to increase student learning motivation. As a crucial step, this qualitative study employed a field study method with 26 fifth-grade students. Data were collected through participatory classroom observation, in-depth interviews with teachers, students, and the principal, and documentation analysis. The main findings indicate that the implementation of learning media on the human circulatory system made from used materials successfully transformed the classroom atmosphere into a more active, interactive, and enjoyable one. Students demonstrated high enthusiasm, paid more attention to explanations, and were motivated to engage directly in learning, having previously been passive. In conclusion, utilizing used materials as learning media is a highly effective and solution-oriented strategy, especially in schools with limited resources, as it has been proven to significantly increase student learning motivation by transforming abstract concepts into concrete ones. ABSTRAKRendahnya motivasi belajar siswa kelas V di MI Raudlotul Athfal dalam pembelajaran IPA menjadi latar belakang penelitian ini, yang disebabkan oleh metode pengajaran konvensional dan keterbatasan sarana. Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi dan efektivitas penggunaan media pembelajaran kreatif yang dibuat dari barang bekas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Sebagai langkah penting, penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi lapangan (field research) pada 26 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif di kelas, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan kepala sekolah, serta analisis dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran sistem peredaran darah manusia yang dibuat dari barang bekas berhasil mengubah suasana kelas menjadi lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, lebih fokus memperhatikan penjelasan, dan termotivasi untuk terlibat langsung dalam pembelajaran yang sebelumnya pasif. Kesimpulannya, pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran merupakan strategi yang sangat efektif dan solutif, terutama di sekolah dengan sumber daya terbatas, karena terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan dengan mengubah konsep abstrak menjadi konkret.
Strategi Pembelajaran Guna Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa Melalui Sarana Prasarana Di SD Al-Ma’soem Kinesti, Rakanita Dyah Ayu; Ulya, Naily Himmatul; Suroyya, Laana Nafisatus; Latifah, Fathia; Rahmawati, Eka Vina; Nida, Nurul Khoirin; Khasanah, Aeni
Action Research Literate Vol. 5 No. 1 (2021): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.179 KB) | DOI: 10.46799/arl.v5i1.74

Abstract

Strategi merupakan sebuah cara atau pendekatan yang sangat menyeluruh dan sangat berkaitan dengan adanya pelaksanaan gagasan atau suatu perencanaan serta eksekusi dalam suatu aktivitas yang berada dalam kurun waktu tertentu. Dalam proses pembelajaran sarana dan prasarana sangat diperlukan dalam rangka menunjang kelancaran proses kegiatanya, sehingga pengelolaan sarana dan prasarana sangat diperlukan oleh setiap sekolah. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan: (1) Strategi Peningkatan kualitas pembelajaran Di SD Al Masoem, (2) Perencanaan Peningkatan Sarana dan Prasarana di SD Al Masoem, (3) Peran pendidik dalam peningkatan kualitas pembelajaran melalui sarana dan prasarana di SD Al Ma’soem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi pustaka dan Studi Hasil Pengamatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan, meliputi: (1) observasi partisipan, (2) wawancara mendalam, dan (3) studi dokumentasi.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Strategi Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui Peningkatan Sarana dan Prasana terbukti efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang merupakan hasil dari kualitas pembelajaran yang diberikan dari pendidik kepada siswa di SD Al Masoem, Bandung, Jawa Barat
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN PINTAR BERBASIS JOYFULL LEARNING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 2 DI MI DARUL ULUM 01 NGEMBALREJO KUDUS Kinesti, Rakanita Dyah Ayu; Nisa, Riska Kholiliya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29569

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah perjalanan atau proses membimbing anak anak agar anak anak tersebut dapat berproses menjadi anak dengan pribadi yang lebih baik terutama dalam membentuk identitas, pengetahuan, kemampuan berpikir dan akal. Dalam sebuah pembelajaran, banyak ditemukan kesulitan yang dihadapi oleh guru maupunn siswa, salah satunya adalah semangat dan antusias siswa yang kurang dalam mengikuti pembelajaran. Terkait hal tersebut guru perlu menggunakan media serta model pembelajaran yang sesuai agar pembelajaran menyenangkan dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyaksikan bagaimana penerapan serta pemahaman siswa terkait penggunaan media pembelajaran papan pintar berbasis joyfull learning pada mata pelajaran matematika kelas 2 di MI Darul Ulum 01 Kudus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yaknimetode penjabaran yang menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di lapangan secara nyata dan apa adanya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi di MI Darul Ulum 01. Hasil analisis penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa Penerapan media pembelajaran berbasis joyfull learning dapat diterima oleh siswa dan efektif untuk dilaksanakan di kelas 2, siswa dinilai dapat memberikan kemampuan berpikirnya dengan maksimal sehingga pembelajaran antara guru dan siswa menjadi tujuan pembelajaran pun dapat tercapai dengan perantara media pembelajaran papan pintar.
Studi Analisis Integrasi Pembelajaran Seni Tari dan Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Pengembangan Kreativitas Siswa Kelas V Sekolah Dasar Hikmah, Arinal; Nufus, Khusna Izzatin; Nisa', Salsabila Khoirin; Kharisma, Shobikhatul Izzah; Kinesti, Rakanita Dyah Ayu
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8762

Abstract

Integrasi pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler seni tari merupakan pendekatan strategis dalam mengembangkan kreativitas siswa sekolah dasar, namun praktik integratif tersebut masih jarang dikaji secara mendalam dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi integrasi pembelajaran seni tari di kelas dan kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan kreativitas siswa kelas V sekolah dasar. Celah penelitian terletak pada minimnya kajian yang memadukan pembelajaran seni tari formal dan nonformal secara holistik sebagai satu kesatuan proses pembelajaran kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni tari di kelas berperan dalam membangun pemahaman konseptual, teknik dasar gerak, dan pola lantai. Kegiatan ekstrakurikuler memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas melalui improvisasi, komposisi gerak, serta kolaborasi kelompok. Integrasi keduanya mendorong berkembangnya kreativitas siswa yang ditandai dengan kemampuan eksplorasi ide, ekspresi gerak, kerja sama, dan kepercayaan diri. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pembelajaran seni tari intrakurikuler dan ekstrakurikuler efektif dalam memperkuat kreativitas siswa serta meningkatkan kualitas pembelajaran seni di sekolah dasar
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GRADASI WARNA MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA KELAS 3 MI ATTARBIYATUL ISLAMIYAH Robby, Senly Anjely; Sorayya, Naily Faridatus; Kamalia, Nayli Najwa; Zelikha, Farah Aliya; Amaliyah, Nailil; Kinesti, Rakanita Dyah Ayu
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 9 No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v9i2.5880

Abstract

Pentingnya pembelajaran seni rupa terletak pada bagaimana siswa memperoleh dan mengembangkan kreativitas serta kemampuan estetikanya. Berdasar hasil observasi awal di MI Attarbiyatul Islamiyah, terlihat pada siswa kelas III kesulitan menerapkan teknik gradasi warna karena belum paham tentang transisi warna dan jarang melakukan eksplorasi media dengan inisiatif sendiri. Oleh sebab itu, peneliti memilih menggunakan model Discovery Learning untuk membantu siswa lebih aktif bertanggung jawab terhadap pembelajarannya sendiri saat menemukan konsep gradasi dengan pengalaman langsung. Kegiatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam tahapan dari Discovery Learning yang meliputi stimulasi masalah, identifikasi, pengumpulan data, memproses data, verifikasi, generalisasi berjalan baik dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Keaktifan siswa beresperimentasi lebih baik, siswa lebih paham proses perubahan warna secara gradual, mampu menghasilkan karya gradasi yang lebih halus dan kreatif. Disamping itu, motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berkarya juga meningkatkan diri. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa dicovery learning telah terbukti efektif dalam pengembangan kemampuan gradasi warna dan kreativitas pada siswa sekolah dasar.
Co-Authors Agustin, Rani Ahsan, Wildani Nur Amali, Muhammad Fahris Amaliyah, Nailil Ananta, Elvara Intan Andriani, Rismalinda Arifin, Faizal Arum, Deby Nadiva Sekar Arviansari, Nadia Ariella Aulia, Zakiyatul Azizah, Ria Nur Azizy, Faza Al- Azkha, Millaty Azkiya, Zafira Zia Basyari, Ahmad Ali Bayhaqi, Ahmad Mawahib Dewi, Annisya Aulia Efendi, Faza Dzulfikar Falahuddin, Anim Falsafiya, Faza Naf’a Fatatussa’diyah, Fatatussa’diyah Fatmala, Riska Fella Suffah, Fella Haqqia, Adiba Hasna Al Hartono Hartono Hikmah, Arinal Husna, Maulidiah Ilfa, Yassir Indriani, Tri Innayah, Ivatun Nurul Isnaini, Selma Putri Ixzata, Musabiqul Fikriansyah Al Izzah, Faiqotul Kamalia, Nayli Najwa Karomah, Puja Sukma Ismul Kharisma, Shobikhatul Izzah Khasanah, Aeni Khasanah, Amliyah Maqshudatul Kholilah, Nany khusnul khotimah Laela, Rohmah Nur Lathifah, Lisa Umi Latifah, Fathia Lestari, Putri Yuli Lusiana, Anita Lutfin, Windy Faeroza Maesaroh, Elisa Makrufah, Lailatul Munawaroh, Ainatul Munawaroh, Sani’atul Mustofa, Fauzi Muyassaroh, Naim Mu’jizah, Uyun Nada, Muhammad Yusrun Nandifa, Aprilia Nida, Fajria Khoirin Nida, Nurul Khoirin Ningsih, Heni Anggraeni Nisa', Salsabila Khoirin Nisa, Riska Kholiliya Nisak, Lailiya Hikmatun Niyah, Dewi Fajriyatun Ni’mah, Rizqiya Afifatun Novita Wulan Sari Nufus, Khusna Izzatin Nurfiani, Septiana NURUL AZIZAH Oktaviana, Elisa Oktriani, Ranti Pionika, Rema Vina Praharsini, Adiba Putri, Adinda Anisa Rahmawati, Eka Vina Rahmawati, Siti Dewi Rizqia, Laili Fitri Robby, Senly Anjely Rohayatun, Rohayatun Rohmawati, Geta Ro’fati, Delima Nailul Saifulloh, Fayyadh Sakilah, Ainun Sani, Choirun Nisa Nur Santi, Laila Tiara Saputra, Mohammad Aziz Setyani, Yhayuk Shofianur, Eva Sorayya, Naily Faridatus Suroyya, Khayya Sa`adatun Nuris Suroyya, Laana Nafisatus Syafi’atulkhoir, Salsabila Syahrani, Mirna Bunga Syifa, Chilmianida Ainis Taqiya, Nadifa Taufiqurrahman, Ariz Tri Tiara Maharani, Tiara Ulya, Nadia Himatul Ulya, Naily Himmatul Umi Latifah Usna, Eva Syafa'atul Wahyu Lestari Yahya, Rosalia Indiani Zahro, Tsaniya Fatimatuz Zahro’, Fatimatuz Zelikha, Farah Aliya