Abstrak. Konsumsi energi listrik pada bangunan sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti suhu dan kelembapan yang dapat diidentifikasi melalui analisis pola data. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara kondisi lingkungan dengan tingkat konsumsi energi menggunakan algoritma Apriori. Dataset yang digunakan adalah Tetuan City Power Consumption yang terdiri atas 52.416 entri dengan sembilan atribut sensor. Data diproses melalui tahap pra-pemrosesan, diskritisasi, dan penerapan algoritma Apriori dengan parameter minimum support sebesar 5% dan minimum confidence sebesar 30%. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi kelembapan tinggi dan suhu rendah berkorelasi kuat dengan konsumsi energi rendah dengan nilai lift 1,973 dan confidence 65,8%. Sebaliknya, kondisi suhu tinggi dan kelembapan rendah menjadi faktor yang memicu lonjakan konsumsi energi dengan nilai lift 1,857 dan confidence 61,8%. Temuan ini memberikan wawasan penting dalam pengembangan sistem manajemen energi bangunan yang efisien serta dapat dijadikan dasar dalam perancangan sistem peringatan dini untuk mengantisipasi beban puncak berdasarkan data sensor lingkungan.
Copyrights © 2026