Kepemimpinan mutu merupakan kerangka strategis yang mengintegrasikan visi, kebijakan, dan praktik manajerial untuk menjamin peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran model kepemimpinan mutu dalam meningkatkan mutu pendidikan di MA Sirojul Falah dengan menggunakan pendekatan mix-method (kualitatif dan kuantitatif). Sumber data meliputi dokumen rencana mutu, laporan audit internal, hasil observasi pembelajaran, serta wawancara mendalam dengan kepala madrasah, wakil kurikulum, dan sejumlah guru. Analisis kualitatif dilakukan melalui reduksi data, penyajian tematik, dan triangulasi; sedangkan analisis kuantitatif bersifat deskriptif untuk memperkuat bukti non-numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kepemimpinan mutu berbasis siklus Plan–Do–Check–Action (PDCA) serta penguatan tim mutu internal mendorong terbangunnya budaya kerja kolaboratif, peningkatan konsistensi perencanaan pembelajaran, dan penguatan mekanisme evaluasi berkelanjutan. Kepala madrasah berperan sebagai agen perubahan, fasilitator kolaborasi, dan pemantau kualitas yang memastikan tindak lanjut hasil audit diimplementasikan. Kesimpulannya, kepemimpinan mutu menjadi motor utama peningkatan mutu pendidikan di MA Sirojul Falah dan layak dijadikan model adaptif bagi madrasah lain dengan kondisi serupa.
Copyrights © 2025