Artikel ini mengkaji penguatan pembelajaran bermakna bagi siswa sekolah dasar melalui kuliah umum bertema Deep Learning Berbasis Kearifan Lokal yang diselenggarakan Program Studi PGSD Universitas Nggusuwaru pada 11 September 2025. Kegiatan melibatkan 153 peserta yang terdiri atas mahasiswa PGSD, mahasiswa lintas prodi, dan masyarakat. Metode pelaksanaan mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test lisan untuk melihat peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep deep learning dan relevansinya dengan kearifan lokal dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, terutama terkait cara mengintegrasikan nilai budaya dalam proses belajar untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendalam, kontekstual, dan relevan bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat wawasan pedagogis calon guru serta mendukung praktik pendidikan dasar berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2026