Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen branding perpustakaan melalui media sosial Instagram serta implikasinya terhadap citra dan keterlibatan masyarakat pada Perpustakaan Daerah Tana Toraja. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten feed Instagram, wawancara dengan pengelola perpustakaan, serta analisis interaksi pengguna berupa like, komentar, dan share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan sebagai media strategis dalam membangun identitas perpustakaan sebagai lembaga yang modern, terbuka, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Konsistensi visual, keberagaman konten, serta penyajian informasi yang informatif berperan dalam memperkuat branding perpustakaan. Meskipun tingkat engagement masyarakat masih bersifat selektif, seluruh respons yang muncul menunjukkan persepsi positif terhadap perpustakaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan media sosial yang terencana dan partisipatif berpotensi meningkatkan citra perpustakaan serta memperluas peran perpustakaan sebagai pusat literasi dan budaya di tingkat daerah.
Copyrights © 2025