Artikel ini menyajikan sintesis komprehensif terhadap literatur terbaru periode 2022–2025 mengenai prosedur penyusunan anggaran pada berbagai jenis organisasi, baik sektor publik maupun privat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis sepuluh artikel utama serta berbagai dokumen pendukung seperti pedoman teknis dan regulasi penganggaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun organisasi secara umum mengikuti tahapan inti yang serupa—perumusan tujuan, pengumpulan data, penyusunan anggaran unit, koordinasi dan negosiasi, evaluasi, pengesahan, serta monitoring—derajat formalitas, fleksibilitas, dan mekanisme pengawasan berbeda menurut sektor. Sintesis ini mengidentifikasi empat faktor penentu efektivitas penganggaran, yaitu kualitas informasi, koordinasi antarunit, partisipasi manajerial, serta dukungan teknologi informasi. Digitalisasi terbukti menjadi elemen kunci yang meningkatkan akurasi, transparansi, dan efisiensi proses penganggaran. Penelitian ini merumuskan model prosedural integratif yang menempatkan tujuan organisasi, kualitas data, partisipasi, teknologi, dan evaluasi berkelanjutan sebagai elemen utama. Model ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi organisasi yang ingin mengoptimalkan proses penyusunan anggaran di lingkungan yang semakin dinamis.
Copyrights © 2025