Nazwa Arifa Siregar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Informasi Manajemen Sebagai Sarana Dalam Meningkatkan Strategi Pelayanan Publik Nazwa Arifa Siregar; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas merupakan indikator utama dari keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan. Organisasi pemerintah harus memberikan layanan yang cepat, transparan, dan efektif sebagai respons terhadap permintaan masyarakat dan kemajuan teknologi. Menerapkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah salah satu metode strategis yang digunakan untuk membantu hal ini. SIM sangat penting bagi manajemen informasi yang terorganisir dan terintegrasi, yang mempercepat layanan, meningkatkan akuntabilitas publik, dan memfasilitasi pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana SIM dapat meningkatkan taktik layanan publik dan mengidentifikasi tantangan implementasi. Loyalitas dan kepuasan pelanggan semakin mendapat perhatian akhir-akhir ini. Karena meningkatnya tingkat persaingan dan kehadiran banyak produsen yang terlibat dalam memenuhi permintaan konsumen, setiap bisnis harus memprioritaskan loyalitas dan kebahagiaan pelanggan. Itulah yang sebenarnya menjadi komponen penting untuk memenangkan persaingan.
SINTESIS LITERATUR TENTANG PROSEDUR PENYUSUNAN ANGGARAN DI ORGANISASI Muammar Khaddafi; Intan Putri Wiriko; Weni Aulia Utami; Nazwa Arifa Siregar; Firman Adi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyajikan sintesis komprehensif terhadap literatur terbaru periode 2022–2025 mengenai prosedur penyusunan anggaran pada berbagai jenis organisasi, baik sektor publik maupun privat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis sepuluh artikel utama serta berbagai dokumen pendukung seperti pedoman teknis dan regulasi penganggaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun organisasi secara umum mengikuti tahapan inti yang serupa—perumusan tujuan, pengumpulan data, penyusunan anggaran unit, koordinasi dan negosiasi, evaluasi, pengesahan, serta monitoring—derajat formalitas, fleksibilitas, dan mekanisme pengawasan berbeda menurut sektor. Sintesis ini mengidentifikasi empat faktor penentu efektivitas penganggaran, yaitu kualitas informasi, koordinasi antarunit, partisipasi manajerial, serta dukungan teknologi informasi. Digitalisasi terbukti menjadi elemen kunci yang meningkatkan akurasi, transparansi, dan efisiensi proses penganggaran. Penelitian ini merumuskan model prosedural integratif yang menempatkan tujuan organisasi, kualitas data, partisipasi, teknologi, dan evaluasi berkelanjutan sebagai elemen utama. Model ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi organisasi yang ingin mengoptimalkan proses penyusunan anggaran di lingkungan yang semakin dinamis.