Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab konflik internal umat Islam di Indonesia, dampaknya terhadap kehidupan sosial-keagamaan, serta menelaah peran manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sebagai paradigma moderasi dalam membangun rekonsiliasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dokumen organisasi Islam, serta publikasi akademik lainnya yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses identifikasi, pemilahan, dan sintesis konsep-konsep terkait konflik internal dan prinsip Aswaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal tidak hanya memicu polarisasi teologis, tetapi juga melemahkan posisi sosial-politik umat, menghambat pembangunan umat, serta menurunkan citra Islam sebagai agama kedamaian. Sementara itu, manhaj Aswaja dengan prinsip tawassuth, tawazun, tasamuh, dan amar ma’ruf nahi munkar terbukti menjadi kerangka moderatif yang mampu mendorong dialog, toleransi, serta rekonsiliasi sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya revitalisasi nilai-nilai Aswaja dalam merawat keberagaman internal Islam dan memperkuat harmoni sosial di Indonesia
Copyrights © 2025