Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ekologi dan konservasi lingkungan melalui lensa komunikasi Islam. Sebagai agama yang komprehensif, Islam memberikan fondasi teologis yang kuat terhadap pelestarian alam melalui konsep tauhid (keesaan), khalifah (kepemimpinan/penjaga), dan mizan (keseimbangan). Dalam perspektif komunikasi Islam, penyampaian pesan-pesan lingkungan bukan sekadar diseminasi informasi, melainkan bentuk dakwah yang mengajak manusia untuk kembali kepada fitrahnya sebagai pemelihara bumi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dan literatur kontemporer mengenai etika lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi Islam berperan vital dalam membangun kesadaran ekologis melalui prinsip tabligh (menyampaikan kebenaran) dan hikmah (kebijaksanaan). Komunikasi lingkungan yang efektif dalam Islam harus mampu mentransformasi paradigma manusia dari penguasa alam menjadi mitra alam. Strategi ini melibatkan penggunaan bahasa yang menyentuh spiritualitas, keteladanan (uswah hasanah) dari tokoh agama, serta integrasi nilai-nilai lingkungan ke dalam institusi pendidikan Islam dan khotbah-khotbah keagamaan
Copyrights © 2025