Tradisi pawai obor dalam perayaan 1 Muharram merupakan bagian penting dari warisan budaya lokal di Nagari Batu Bajanjang, yang mengandung nilai spiritual, solidaritas sosial, dan identitas kolektif masyarakat. Namun, pengaruh modernisasi dan minimnya keterlibatan generasi muda menjadi tantangan dalam pelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam menjaga dan mengembangkan tradisi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KKN berperan aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, edukasi, dan dokumentasi kegiatan pawai obor. Keterlibatan mereka mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya pemuda, serta memperkuat nilai-nilai budaya dan spiritual yang terkandung dalam tradisi ini. Kesimpulannya, KKN dapat menjadi sarana strategis dalam pelestarian budaya lokal apabila dilaksanakan secara partisipatif dan kontekstual
Copyrights © 2025