Perkembangan teknologi mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap layanan digital yang andal, termasuk web service berbasis RESTful API. Salah satu faktor yang mempengaruhi performanya adalah metode pengaksesan data, di mana dua di antara banyak pendekatan yang banyak digunakan adalah Object Relational Mapping (ORM) dan raw SQL. ORM banyak digunakan karena kemudahan dan efisiensinya, namun performanya kerap dipertanyakan dibandingkan raw SQL. Penelitian ini menganalisis dan membandingkan performa Drizzle, Prisma, dan raw SQL menggunakan metrik waktu eksekusi dan penggunaan memori. Tiga implementasi web service dibangun dengan fitur identik namun berbeda pada pendekatan akses datanya. Pengujian dilakukan menggunakan k6 dan API bawaan Node.js, process.memoryUsage(), dengan 24 skenario uji independen. Analisis dilakukan menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov dan uji beda non-parametrik (Mann-Whitney U Test). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan performa yang signifikan. Prisma memiliki median waktu eksekusi terendah pada beban kecil hingga sedang, tetapi mengalami kenaikan signifikan pada beban besar. Raw SQL paling efisien pada beban besar dan memiliki penggunaan memori terendah (76,5–111,2 MB), sedangkan Prisma dan Drizzle menunjukkan rentang memori 94,6–123,7 MB dan 76,9–142,1 MB. Prisma unggul pada operasi read ringan, raw SQL dominan pada operasi berat, dan Drizzle berada di tengah. Temuan ini menegaskan bahwa tiap pendekatan memiliki konteks optimalnya masing-masing.
Copyrights © 2025