Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026

Perancangan dan Implementasi Testbed Jaringan Inti 5G Standalone Berbasis Open5GS dengan Pendekatan Containerized Network Function dan Orkestrasi K3s

Nugraha, Rayhan Egar Sadtya (Unknown)
Yahya, Widhi (Unknown)
Siregar, Reza Andria (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2026

Abstract

Jaringan 5G mengadopsi Network Function Virtualization (NFV) sebagai pendekatan utama dalam penyediaan fungsi jaringan guna meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi operasional. Dalam konteks 5G, penerapan NFV perlu diintegrasikan dengan prinsip cloud-native untuk mendukung skalabilitas dinamis, otomatisasi, serta pemanfaatan sumber daya yang efisien. Berdasarkan kebutuhan tersebut, penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sebuah testbed jaringan inti 5G standalone berbasis Open5GS yang berorientasi pada arsitektur cloud-native. Penelitian ini bertujuan untuk membangun jaringan inti 5G standalone yang ringan dan fungsional, mengimplementasikan mekanisme high availability dan scalability, serta memastikan kepatuhan terhadap kerangka kerja ETSI MANO dengan deployment yang efisien sumber daya. Metodologi penelitian mencakup perancangan arsitektur sistem, implementasi K3s dengan Horizontal Pod Autoscaler (HPA) untuk lima stateless control plane network functions, serta pengujian melalui validasi fungsionalitas, evaluasi manajemen siklus hidup, dan resource profiling. Kinerja implementasi K3s dengan HPA dibandingkan dengan Kubernetes (K8s) dan K3s single-pod sebagai baseline. Hasil validasi menunjukkan bahwa testbed mampu mencapai registration success rate dan PDU session establishment success rate sebesar 100 persen hingga 80 UE dengan throughput maksimum 76 Mbps. Evaluasi manajemen siklus hidup menunjukkan bahwa K3s berhasil mengimplementasikan fungsi VNFM melalui deployment controller, HPA, dan ReplicaSet dengan waktu deployment 15–21 detik, waktu pemulihan di bawah 30 detik, serta waktu penskalaan rata-rata 6,7 detik per replika. Selain itu, resource profiling menunjukkan efisiensi K3s dengan konsumsi memori 370–400 MB lebih rendah dibandingkan K8s, yang setara dengan pengurangan sebesar 18–22 persen. Hasil penelitian ini memvalidasi bahwa implementasi jaringan inti 5G berbasis cloud-native network function (CNF) bersifat fungsional, skalabel, patuh terhadap ETSI MANO, serta efisien dalam pemanfaatan sumber daya untuk lingkungan penelitian.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

j-ptiik

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Education Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

Jurnal Pengembangan Teknlogi Informasi dan Ilmu Komputer (J-PTIIK) Universitas Brawijaya merupakan jurnal keilmuan dibidang komputer yang memuat tulisan ilmiah hasil dari penelitian mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Jurnal ini diharapkan dapat mengembangkan penelitian ...