Beton merupakan material konstruksi yang umum digunakan karena kekuatan tekan dan durabilitasnya. Namun, karakteristik getas beton menyebabkan kerentanan terhadap retak. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh penambahan serat polypropylene (PPF) dan substitusi fly ash (FA) terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton setelah perendaman selama 28 hari. Fly ash digunakan dalam kadar 0%, 10%, 20%, dan 30%, sedangkan PPF ditambahkan sebanyak 0%, 0,25%, dan 0,5%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa FA cenderung menurunkan kekuatan awal beton, namun meningkatkan kekuatan jangka panjang. Penambahan PPF dalam kadar optimal dapat meningkatkan ketahanan retak. Kombinasi terbaik terdapat pada variasi 10% FA dan 0,25% PPF, yang menghasilkan kuat tekan dan tarik belah tertinggi dibanding variasi lain, namun masih di bawah beton normal. Oleh karena itu, kombinasi tersebut dinilai kurang efektif untuk aplikasi struktural dan memerlukan kajian lanjutan.
Copyrights © 2025