Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan fonologis dan morfologis dalam karya tulis mahasiswa asing yang mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UIN Walisongo Semarang. Data dikumpulkan dari 12 karya tulis mahasiswa asing asal Thailand dan Somalia yang mengikuti program BIPA pada level A1 dan A2. Jenis kesalahan yang ditemukan meliputi kesalahan ejaan, penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, kesalahan dalam penulisan kata, serta pembentukan kata yang salah (morfologi). Kesalahan tersebut dianalisis menggunakan metode distribusional (agih) dengan teknik substitusi dan lesap Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling dominan terdapat pada aspek penulisan huruf kapital dan ejaan yang tidak sesuai kaidah, diikuti oleh kesalahan morfologis berupa penggunaan imbuhan yang keliru, penghilangan afiks, serta kesalahan dalam reduplikasi dan pembentukan kata majemuk. Kesalahan tersebut umumnya disebabkan oleh interferensi bahasa ibu dan keterbatasan pemahaman terhadap sistem fonologis dan morfologis bahasa Indonesia yang bersifat aglutinatif. Selain itu, pendekatan pengajaran yang lebih berorientasi pada kemampuan lisan turut berkontribusi terhadap kurangnya ketepatan berbahasa tulis mahasiswa. Temuan ini menegaskan perlunya penyempurnaan strategi pengajaran BIPA yang menekankan keseimbangan antara kefasihan berkomunikasi dan ketepatan bentuk bahasa melalui penerapan pembelajaran berbasis kesalahan (error-based learning) serta penggunaan media audio-visual untuk memperkuat kesadaran fonologis dan morfologis mahasiswa asing.Kata Kunci: Kesalahan berbahasa, fonologi, morfologi, mahasiswa asing, BIPA, interferensi bahasa.
Copyrights © 2025