Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FENOMENA BAHASA AKUN GOSIP INSTAGRAM YANG VIRAL (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Febrindasari, Chyndy
Discovery Vol 4 No 01 (2019): Discovery Vol. 04 No. 01 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAnalisis ini dilatarbelakangi banyaknya akun-akun di media sosial Instagram yang memuat gosip. Akun-akun tersebut menggunakan pilihan kata yang khas dan bahkankemudian menjadi viral di kalangan warganet. Tujuan dari analisis ini ialah: 1)mendeskripsikan variasi bahasa yang digunakan dalam wacana akun gosip di media sosialInstagram, 2) mendeskripsikan bentuk-bentuk bahasa yang digunakan, serta 3)menganalisis konteks yang melatarinya menggunakan teori SPEAKING Dell Hymes.Metode yang digunakan dalam analisis data adalah metode deskriptif kualitatif. Adapundari analisis tersebut diperoleh hasil bahwa: 1) variasi bahasa yang digunakan dalamwacana akun gosip di Instagram termasuk ke dalam jenis register, 2) bentuk bahasa yangditemukan dalam wacana akun gosip di Instagram dapat berupa kata dan frasa. Adapunbentuk kata yang paling banyak ialah kata dasar, yang meliputi nomina, verba, adjektiva,dan interjeksi. Bentuk kata yang ditemukan dapat terbentuk melalui plesetan maupunpenyingkatan. Sementara itu, bentuk frasa yang ditemukan terwujud dalam kalimat yangmengandung kelucuan, dan 3) konteks wacana dalam akun gosip di Instagram sesuaiteori SPEAKING Dell Hymes. Kata kunci : Gosip, Instagram, Sosiolinguistik
LEKSIKON ‘HANTU’ DALAM BAHASA INDONESIA: KAJIAN LINGUISTIK ANTROPOLOGIS Chyndy Febrindasari
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 1: June 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.629 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i1.10493

Abstract

Abstrack: Lexicon Of ‘Hantu’ In Bahasa Indonesia : A Study of Anthropological Linguistics. The aim of the study is to examine the various lexicon 'hantu' in Indonesian, as well as to determine the image of the 'hantu' in Indonesian society cognition. The image of „hantu‟ in Indonesian society is the image of the public mind about „hantu‟ of Indonesian. The image of „hantu‟ is different viewed between a religious perspective to the cultural perspective. Moreover, the image of „hantu‟ in Indonesian society can be seen through expressions that exist in the community and is used in reference to something else. All these expressions are used because it has a meaning similar or identical to the nature of „hantu‟. In addition, it is also known that there four function of „hantu‟ as a myth in society are namely: the function of the mystical, cosmological functions, pedagogical function, and social function.Keywords: Lexicon; Ghost; Indonesian.Abstrak: Leksikon ‘Hantu’ Dalam Bahasa Indonesia: Kajian Linguistik Antropologis. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui macam-macam leksikon hantu dalam bahasa Indonesia, serta untuk mengetahui citra hantu dalam kognisi masyarakat Indonesia. Citra hantu dalam masyarakat Indonesia adalah gambaran yang ada dalam pikiran masyarakat Indonesia mengenai hantu. Citra hantu dilihat dari perspektif agama berbeda dengan perspektif budaya. Selain itu, citra hantu dalam masyarakat Indonesia dapat dilihat melalui ungkapan-ungkapan yang ada di dalam masyarakat dan digunakan dalam merujuk kepada hal lain. Semua ungkapan tersebut digunakan karena memiliki makna yang mirip atau sama dengan sifat hantu. Di samping itu, juga diketahui bahwa fungsi hantu sebagai mitos dalam masyarakat ada 4, yaitu: fungsi mistis, fungsi kosmologis, fungsi pedagogis, dan fungsi sosial.Kata Kunci : Leksikon; Hantu; Citra; Bahasa Indonesia
Language Diplomacy Through BIPA: An Indonesian Language Training Program For NEUST Philippines Students Lailatul Aqromi, Nur; Yulia Riska, Suastika; T. Bantug, Emilsa; Febrindasari, Chyndy
International Journal Of Community Service Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025 ( Indonesia - Thailand - Malaysia - Timor Leste - Philippines )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v5i4.930

Abstract

This community engagement program was initiated in response to the linguistic needs of foreign students from the Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST), Philippines, who required Indonesian language proficiency to participate effectively in a student exchange program with the Institute of Technology and Business Asia Malang, Indonesia. The partner institution faced two primary challenges: the absence of a practical and systematic Indonesian language training program for foreign learners and the limited initial language competence among NEUST students. Interestingly, structural similarities between Tagalog and Indonesian—particularly in basic morphemes and affixation patterns—offered a promising foundation for language acquisition. The program aimed to introduce fundamental Indonesian language proficiency equivalent to BIPA Level 4, focusing on communicative competence in academic and social contexts. It was conducted online through five sessions, including one orientation, four core training sessions based on the Task-Based Language Teaching (TBLT) approach, and one evaluation session. The learning materials were adapted from Sahabatku Indonesia – BIPA 4, published by the Ministry of Education and Culture. The outcomes demonstrated significant improvement in participants’ linguistic competence, reflected in higher evaluation scores and active engagement throughout the training. Additional outcomes included online media publications and the adoption of the developed modules as sustainable BIPA teaching materials at NEUST. Overall, this initiative represents an effort in Indonesian language diplomacy, contributing to the strengthening of academic mobility and intercultural collaboration across Southeast Asia.
Analisis Kesalahan Fonologis dan Morfologis dalam Karya Tulis Mahasiswa Asing di UIN Walisongo Semarang Febrindasari, Chyndy
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 10, No 2 (2025): Metalingua, Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v10i2.32318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan fonologis dan morfologis dalam karya tulis mahasiswa asing yang mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UIN Walisongo Semarang. Data dikumpulkan dari 12 karya tulis mahasiswa asing asal Thailand dan Somalia yang mengikuti program BIPA pada level A1 dan A2. Jenis kesalahan yang ditemukan meliputi kesalahan ejaan, penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, kesalahan dalam penulisan kata, serta pembentukan kata yang salah (morfologi). Kesalahan tersebut dianalisis menggunakan metode distribusional (agih) dengan teknik substitusi dan lesap Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling dominan terdapat pada aspek penulisan huruf kapital dan ejaan yang tidak sesuai kaidah, diikuti oleh kesalahan morfologis berupa penggunaan imbuhan yang keliru, penghilangan afiks, serta kesalahan dalam reduplikasi dan pembentukan kata majemuk. Kesalahan tersebut umumnya disebabkan oleh interferensi bahasa ibu dan keterbatasan pemahaman terhadap sistem fonologis dan morfologis bahasa Indonesia yang bersifat aglutinatif. Selain itu, pendekatan pengajaran yang lebih berorientasi pada kemampuan lisan turut berkontribusi terhadap kurangnya ketepatan berbahasa tulis mahasiswa. Temuan ini menegaskan perlunya penyempurnaan strategi pengajaran BIPA yang menekankan keseimbangan antara kefasihan berkomunikasi dan ketepatan bentuk bahasa melalui penerapan pembelajaran berbasis kesalahan (error-based learning) serta penggunaan media audio-visual untuk memperkuat kesadaran fonologis dan morfologis mahasiswa asing.Kata Kunci: Kesalahan berbahasa, fonologi, morfologi, mahasiswa asing, BIPA, interferensi bahasa.