Air suling (aquadest) kerap digunakan sebagai fluida pendingin, tetapi kelemahannya adalah memiliki tingkat penguapan yang relatif tinggi. Penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi karakteristik penguapan aquadest yang dimodifikasi dengan penambahan oleoresin keruing sebagai inhibitor alami pada variasi konsentrasi 1%, 3%, dan 5%. Metode yang digunakan bersifat eksperimental, meliputi pengukuran perbedaan massa awal–akhir, pencatatan data termal selama proses pemanasan dan pendinginan, serta perhitungan laju penguapan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa penambahan oleoresin keruing mampu menekan laju penguapan dibandingkan aquadest murni. Di antara variasi yang diuji, konsentrasi 1% menunjukkan kinerja paling optimal dengan stabilitas termal yang baik dan tingkat penguapan lebih rendah. Temuan ini menegaskan bahwa oleoresin keruing berpotensi menjadi inhibitor alami yang ramah lingkungan untuk aplikasi cairan pendingin radiator, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan coolant yang berorientasi eco-friendly.
Copyrights © 2025