Pendidikan akhlak merupakan fondasi utama dalam pembinaan anak asuh di panti asuhan, terutama bagi lembaga baru yang sedang merintis sistem pendidikan dan pengasuhan. Panti Asuhan Aisyiyah Dukuhturi, yang berdiri pada tahun 2025 di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, menghadirkan model pembinaan akhlak sebagai prioritas utama sebelum pengembangan aspek akademik dan keterampilan. Problem yang muncul adalah adanya tantangan besar dari pengaruh gadget dan lingkungan luar yang dapat mengganggu konsistensi pembinaan akhlak. Gap penelitian terletak pada minimnya kajian empiris tentang implementasi pendidikan akhlak di panti asuhan baru, khususnya dalam konteks lokal pedesaan yang berdekatan dengan masjid dan memiliki dukungan organisasi keagamaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi, praktik, dan hasil implementasi pendidikan akhlak di Panti Asuhan Aisyiyah Dukuhturi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap pengasuh, anak asuh, dan pengurus panti. Data lapangan menunjukkan bahwa strategi pembinaan dilakukan melalui kajian rutin di Masjid Istiqlal, pengajian Muhammadiyah, pendidikan formal di sekolah, serta keteladanan pengasuh. Anak asuh merasakan perubahan signifikan: lebih disiplin dalam ibadah, mandiri, sopan santun, dan mampu menahan emosi. Pengurus menegaskan visi membentuk generasi berakhlak mulia dengan indikator keberhasilan berupa kedisiplinan ibadah, perubahan sikap sosial, dan pengakuan eksternal dari masyarakat. Hasil penelitian menegaskan bahwa implementasi pendidikan akhlak di Panti Asuhan Aisyiyah Dukuhturi efektif membentuk karakter Islami anak asuh sejak awal. Meski menghadapi tantangan dari pengaruh teknologi dan lingkungan luar, panti berhasil menanamkan nilai akhlak melalui kombinasi kajian, keteladanan, dan keseimbangan pendidikan formal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pembinaan akhlak di panti asuhan baru, sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi masyarakat dan organisasi keagamaan dalam memperkuat pendidikan karakter.
Copyrights © 2026