Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengumpulan data kualitatif yang diterapkan untuk memahami persepsi siswa terhadap praktik dakwah kontemporer, khususnya model dakwah non-formal seperti yang dipraktikkan oleh Gus Miftah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Informan terdiri dari mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah yang dipilih secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ketiga teknik ini mampu menghasilkan data yang valid, mendalam, dan kontekstual. Wawancara mendalam mengungkapkan persepsi positif siswa terhadap pendekatan dakwah yang inklusif dan komunikatif. Observasi memperkuat temuan dengan menunjukkan keterbukaan terhadap perubahan dalam bentuk dakwah di lingkungan akademis. Dokumentasi yang diberikan memberikan bukti visual dan tekstual yang mendukung validitas temuan. Studi ini juga menekankan pentingnya etika, kompetensi interpersonal peneliti, dan keterampilan reflektif dalam proses pengumpulan data. Proses keseluruhan menunjukkan bahwa pendekatan strategis terhadap pengumpulan data kualitatif dapat membentuk pemahaman yang holistik dan bermakna tentang dinamika sosial-keagamaan di lingkungan mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan metodologi penelitian sosial dan studi dakwah berbasis konteks.
Copyrights © 2025