Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan budidaya kacang tanah dengan menggunakan teknologi bokasih ampas tahu sebagai pupuk organik. Metode yang digunakan adalah menghitung rasio profabilitas, pendapatan, BEP produksi dan BEP harga. Budidaya kacang tanah dengan penerapan bokasih ampas tahu menunjukkan peningkatan pendapatan dibandingkan dengan budidaya tanpa penggunaan teknologi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan budidaya kacang tanah menggunakan bokasih ampas tahu mencapai Rp. 736.000, sementara budidaya tanpa bokasih hanya menghasilkan pendapatan sebesar Rp. 512.000. Pemberian pupuk bokashi ampas tahu dapat memberikan produksi yang lebih tinggi yaitu 3,6 ton/ha dibandingkan dengan tanpa pemberian bokashi ampas tahu yaitu 2,5 ton/ha sehingga teknologi ini layak diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha budidaya kacang tanah secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan rekomendasi pemanfaatan limbah ampas tahu sebagai bahan bokasih yang ekonomis dan ramah lingkungan dalam budidaya kacang tanah.
Copyrights © 2025