Studi Green Pesantren merupakan sebuah pola dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan prinsip keberlanjutan lingkungan, menjadikannya model pendidikan berbasis agama yang relevan dalam menghadapi krisis iklim global. Meskipun telah muncul berbagai inisiatif di lapangan, belum ada kajian yang secara komprehensif memetakan lanskap penelitian Green Pesantren dalam rentang waktu tahun 2000–2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren publikasi, kolaborasi penulis, dan tema utama riset Green Pesantren pada periode 2000-2025. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis bibliometric analysis, data dikumpulkan dari basis database Scopus dan Google Schoolar dengan kata kunci terkait dan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan Publish or Perish (PoP). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan publikasi dalam lima tahun terakhir (2020–2025), dengan pergeseran tema penelitian dari kesadaran ekologis menuju implementasi program dan evaluasi kelembagaan. Sebagian besar penelitian berasal dari Indonesia, yang menunjukkan bahwa fenomena Green Pesantren berakar kuat pada kearifan lokal Indonesia, namun juga memiliki relevansi global sebagai model pendidikan Islam berbasis lingkungan. Pemetaan tematik mengungkap tiga klaster utama: (1) Internalisasi nilai dan kesadaran lingkungan, (2) Landasan teologis Islam dan integrasi pendidikan, serta (3) Manajemen lingkungan dan implementasi praktis. Studi ini menyimpulkan bahwa Green Pesantren merepresentasikan paradigma pendidikan transformatif yang menjembatani spiritualitas dan keberlanjutan, serta menekankan pentingnya kolaborasi internasional, inovasi kurikulum, dan dukungan kebijakan untuk memperkuat perannya sebagai model pendidikan Islam berkelanjutan di tingkat global.
Copyrights © 2025