Biodiesel adalah produk bahan bakar yang berasal dari tumbuhan. Penelitian ini menggunakan reaktan campuran metanol-etanol dan katalis NaOH. Metodologi penelitian meliputi; Analisa CPO, transesterifikasi, Pemisahan Biodiesel, Pemurnian biodiesel dan Analisa Biodiesel. Proses transesterifikasi dilakukan dengan mereaksikan CPO dengan metanol:etanol 9:1, 8:2, 7:3, dan katalis NaOH dengan variasi 1%, 1.38%, dan 1.5% berat CPO. Proses transesterifikasi dilakukan pada temperatur 60 oC. Kecepatan pengadukan 600 rpm. Metil ester hasil reaksi transesterifikasi dikarakterisasi menggunakan GC dan uji sifat fisik nya berupa densitas, kadar air, angka asam dan yield. Berdasarkan analisis two way anova menunjukkan bahwa biodiesel hasil reaksi transesterifikasi dengan variasi campuran metanol-etanol tidak berpengaruh signifikan (P>0.05) terhadap densitas, kadar air, angka asam dan yield biodiesel. Variasi katalis NaOH berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap densitas, angka asam dan yield biodiesel. Tapi tidak berpengaruh terhadap kafar air. Randemen optimum diperoleh pada campuran metanol-etanol 7:3 NaOH 1% sebesar 76,2%. Berdasarkan hasil data Gas Chromatograpy kandungan senyawa asam lemak yang paling dominan adalah asam palmitat (C16) sebesar 45,99% dan asam oleat ikatan rangkap satu (C18.1) sebesar 37,30% serta ester content dari biodiesel sebesar 85.79%. Adapun hasil uji sifat fisis dari biodiesel meliputi densitas, kadar air, dan angka asam secara berturut 888 Kg/cm3, 0.18%, dan 0.28 mgKOH/g.
Copyrights © 2025