Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Variabel Biodiesel Hasil Transesterifikasi dengan Variasi Rasio Metanol-Etanol Rochyani, Neny; Barutu, Alfredo; Wahyudi, Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4268

Abstract

Biodiesel merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang dihasilkan dari sumber daya terbarukan, khususnya minyak nabati, sehingga berpotensi menjadi substitusi bahan bakar fosil yang ketersediaannya semakin menurun. Pada penelitian ini, bahan baku yang digunakan adalah Crude Palm Oil (CPO) yang diolah melalui proses transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum dalam proses transesterifikasi CPO dengan memvariasikan rasio campuran alkohol metanol–etanol serta persen katalis NaOH terhadap massa CPO, sehingga diperoleh biodiesel dengan rendemen dan kualitas terbaik sesuai standar parameter uji fisik. Pada penelitian ini metodologi yang digunakan terdiri dari beberapa tahap, yaitu analisis awal CPO, proses transesterifikasi, pemisahan fasa antara biodiesel dan gliserol, pemurnian biodiesel melalui pencucian dan pengeringan, serta analisis sifat fisik biodiesel yang meliputi pengujian densitas, kadar air, angka asam, dan rendemen (yield). Variasi rasio alkohol yang digunakan adalah metanol:etanol 9:1, 8:2, dan 7:3, sedangkan variasi katalis NaOH yang digunakan yaitu 1%, 1,38%, dan 1,5% terhadap berat total CPO. Seluruh proses transesterifikasi dilakukan pada temperatur 60 °C dengan kecepatan pengadukan 600 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada rasio metanol:etanol 7:3 dengan penambahan katalis NaOH sebanyak 1% berat CPO, menghasilkan rendemen sebesar 76,2%. Adapun hasil uji sifat fisis biodiesel yang dihasilkan pada kondisi optimum tersebut memiliki densitas 888 kg/m³, kadar air 0,18%, dan angka asam 0,28 mgKOH/g. Hasil ini menunjukkan bahwa biodiesel yang diperoleh telah mendekati karakteristik kualitas yang memenuhi standar biodiesel komersial, sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.
Analisa Variabel Biodiesel Hasil Transesterifikasi Dengan Variasi Rasio Metanol-Etanol Rochyani, Neny; Barutu, Alfredo; Wahyudi, Agus
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 10 No. 3 (2025): July | INTEKA - Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v10i3.14282

Abstract

Biodiesel adalah produk bahan bakar yang berasal dari tumbuhan. Penelitian ini menggunakan reaktan campuran metanol-etanol dan katalis NaOH. Metodologi penelitian meliputi; Analisa CPO, transesterifikasi, Pemisahan Biodiesel, Pemurnian biodiesel dan Analisa Biodiesel. Proses transesterifikasi dilakukan dengan mereaksikan CPO dengan metanol:etanol 9:1, 8:2, 7:3, dan katalis NaOH dengan variasi 1%, 1.38%, dan 1.5% berat CPO. Proses transesterifikasi dilakukan pada temperatur 60 oC. Kecepatan pengadukan 600 rpm. Metil ester hasil reaksi transesterifikasi dikarakterisasi menggunakan GC dan uji sifat fisik nya berupa densitas, kadar air, angka asam dan yield. Berdasarkan analisis two way anova menunjukkan bahwa biodiesel hasil reaksi transesterifikasi dengan variasi campuran metanol-etanol tidak berpengaruh signifikan (P>0.05) terhadap densitas, kadar air, angka asam dan yield biodiesel. Variasi katalis NaOH berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap densitas, angka asam dan yield biodiesel. Tapi tidak berpengaruh terhadap kafar air. Randemen optimum diperoleh pada campuran metanol-etanol 7:3 NaOH 1% sebesar 76,2%. Berdasarkan hasil data Gas Chromatograpy kandungan senyawa asam lemak yang paling dominan adalah asam palmitat (C16) sebesar 45,99% dan asam oleat ikatan rangkap satu (C18.1) sebesar 37,30% serta ester content dari biodiesel sebesar 85.79%. Adapun hasil uji sifat fisis dari biodiesel meliputi densitas, kadar air, dan angka asam secara berturut 888 Kg/cm3, 0.18%, dan 0.28 mgKOH/g.