Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan budaya Batak Angkola sebagai wadah pendidikan akhlak masyarakat di Kelurahan Sipirok Godang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang dilakukan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya Batak Angkola di Kelurahan Sipirok Godang masih dilaksanakan sesuai dengan kaidah hukum adat yang diwariskan, dalam pelaksanaannya melibatkan hampir semua elemen masyarakat dan budaya tersebut berjalan beriringan dengan ajaran agama islam sebagai wadah pendidikan akhlak masyarakat. Peranan pelaksanaan budaya sebagai wadah pendidikan masyarakat dapat tercapai melalui pengamatan pelaksanaan budaya, keikut sertaan dalam pelaksanaan budaya, kontrol budaya, tuntunan orang tua dalam lingkungan keuarga, arahan dan teguran tokoh masyarakat. Akhlak yang dapat terdidik melalui pelaksanaan budaya tersebut adalah akhlak ta’awun atau tolong menolong, kepedulian sosial, sopan santun dengan menghormati orang tua dan menyayangi yang lebih muda, musyawarah dan mufakat, jujur, adil, amanah, syukur, menjaga kelestarian alam.
Copyrights © 2025