Penelitian ini didasarkan rendahnya hasil belajar siswa di pembelajaran IPAS di kelas IV Ssdn 19 Sitiung. Rendahnya hasil belajar siswa ini dikarenakan ketika proses pembelajaran berlangsung siswa kurang aktif dalam mengikuti proses pembelajaran, maka menyebabkan banyak nilai siswa yang masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Sedangkan nilai KKM yang harus dicapai siswa pada mata pelajaran IPAS ini adalah 70. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament terhadap hasil belajar IPAS Pada Siswa Kelas IV SDN 19 Sitiung. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah eksperimen. Dalam penelitian yang digunakan yaitu penelitian pre-eksperimental design (non-design). Bentuk pre-eksperimental design ada beberapa macam yaitu : one-shot case study, one-group pretest-posttest design, dan intact-group comparison. Pada penelitian ini peneliti menggunakan one-group pretest-posttest design. Tahapan penelitian ini adalah persiapan, pelaksanaan, dan penyesuaian. Dan teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu uji normalitas dan hipotesis. Hasil penelitian ini terlihat hasil pretest dengan rata-rata 67,30 sedangkan nilai posttest dengan rata-rata 87,5. Pada uji normalitas untuk data pretest yaitu signifikan dan data posttest tidak signifikan. Setelah diuji normalitas maka dilakukan uji hipotesis. Dengan hasil uji hipotesis menggunakan metode nonparametrik yaitu uji Wilcoxon diperoleh hasil signifikan sebesar 0,000. Karena nilai signifikan 0,000<0,05 maka hasil uji Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament terhadap hasil belajar IPAS Pada Siswa Kelas IV SDN 19 Sitiung.
Copyrights © 2025