Penelitian ini mengkaji pesan dakwah Abi azkakia melalui game Mobile Legends di Channel Youtube Jonathan Liandi dengan menggunakan perspektif teori Behaviorisme. Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang baru bagi dakwah Islam untuk menjangkau komunitas yang selama ini sulit dijangkau, termasuk komunitas gamer muda yang sering terlibat dalam toxic behavior. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan pesan dakwah yang disampaikan, menganalisis respons audiens, serta mengkaji hubungan stimulus-respons dalam konteks dakwah digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap konten podcast dan komentar audiens di Youtube. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi isi pesan dakwah serta respons penonton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah Abi Azkakia berfungsi sebagai stimulus yang efektif dalam mengubah perilaku audiens, mencakup stimulus kognitif (penjelasan tentang adab), stimulus behavioral (ajakan mengganti kata kasar dengan istighfar), dan stimulus emosional (kesadaran tanggungjawab sebagai Muslim). Respons audiens menunjukkan perubahan kognitif, afektif, dan behavioral yang terukur, diperkuat oleh reinforcement positif (pahala spiritual, pengakuan sosial) dan negatif (menghindari dosa). Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital melalui game online terbukti efektif sebagai metode pembentukan perilaku religius generasi muda melalui mekanisme stimulus-respons-reinforcement yang sistematis.
Copyrights © 2025