Penelitian ini menelaah efektivitas dakwah digital yang dilakukan oleh Gus Miftah melalui media YouTube, khususnya dalam konteks dakwah di klub malam sebagai ruang sosial yang tidak biasa. Dengan memakai pendekatan behaviorisme, fokus penelitian ini adalah pada prinsip stimulus-respons untuk menginvestigasi bagaimana konten dakwah mampu memengaruhi perubahan sikap dan perilaku positif pada audiens. Gus Miftah menggunakan strategikomunikasi yang adaptif dan humanis, memadukan bahasa yang santai, humor, dan empati sehingga berhasil menjangkau komunitas yang selama ini kurang terjangkau oleh metode dakwah konvensional. Dakwah digital ini juga membuka ruang dialog interaktif yang memperkuat keterlibatan serta refleksi sosial audiens terhadap nilai-nilai keagamaan.Walaupun dakwah berlangsung di lingkungan yang kontroversial, peneliti menemukan bahwa nilai moral Islam tetap dijaga melalui etika komunikasi yang santun dan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital Gus Miftah efektif dalam penyebaran pesan keagamaan secara luas sekaligus mampu mendorong transformasi sosial dan moral yang berkesinambungan di era modern.
Copyrights © 2025