Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran microlearning dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen melalui desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran microlearning dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes membaca pemahaman yang mencakup kemampuan memahami ide pokok, mengidentifikasi informasi tersurat, dan menarik kesimpulan sederhana. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan keterampilan membaca pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan nilai N-Gain kategori sedang–tinggi serta hasil uji t yang menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran microlearning efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa SD.
Copyrights © 2025