Sektor peternakan sapi potong memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi pedesaan. Kabupaten Merangin sebagai salah satu sentra sapi potong di Provinsi Jambi memiliki potensi besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya kompetensi peternak yang dipengaruhi oleh efektivitas penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik dan kompetensi penyuluh terhadap kinerja penyuluhan serta dampaknya terhadap kompetensi peternak sapi potong di Kabupaten Merangin.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 160 responden yang terdiri dari 80 penyuluhan peternakan dan 80 peternak sapi potong yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Merangin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penyuluh dan kompetensi penyuluh berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyuluhan. Selanjutnya, kinerja penyuluhan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi peternak sapi potong. Selain itu, kinerja penyuluhan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara karakteristik penyuluh dan kompetensi peternak, sedangkan hubungan antara kompetensi penyuluh dan kompetensi peternak tidak dimediasi oleh kinerja penyuluhan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi peternak lebih dipengaruhi oleh karakteristik penyuluh yang terimplementasi secara efektif melalui kinerja penyuluhan dibandingkan oleh kompetensi individual penyuluhan semata.
Copyrights © 2025