Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas cerita rakyat sebagai media penanaman nilai moral dan nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas V SDN 056425 Damar Seratus. Penelitian menggunakan metode mixed methods model sequential explanatory, melibatkan 32 siswa dengan instrumen berupa angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pembelajaran dilakukan melalui tiga cerita rakyat yaitu Si Pitung, Putri Tangguk, dan Malin Kundang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman nilai moral dengan rata-rata pretest 62,5% menjadi 87,8% pada posttest. Pemahaman nilai Pancasila juga meningkat dari 58,2% menjadi 85,4%. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai 0,674 untuk nilai moral dan 0,65 untuk nilai Pancasila, keduanya berada pada kategori sedang-tinggi. Data observasi dan wawancara mendukung temuan ini, menunjukkan bahwa siswa lebih antusias, mampu mengidentifikasi pesan moral, serta mengaitkan nilai Pancasila dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, cerita rakyat terbukti efektif sebagai media pembelajaran karakter yang kontekstual, menarik, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025