Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perbedaan hasil belajar antara penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Audio-Visual dan Model Kooperatif STAD pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Bokat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen tipe posttest-only control group, sampel ditentukan melalui Cluster Random Sampling, terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 28 siswa kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan PBL berkontribusi lebih positif terhadap hasil belajar dibandingkan STAD. Uji hipotesis (Sig. 0,000 < 0,05) membuktikan adanya perbedaan signifikan, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, penerapan PBL berbantuan media audio-visual lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan STAD.
Copyrights © 2025