Pendidikan keselamatan di tingkat Sekolah Dasar (SD) memiliki peranan yang sangat vital dalam mengembangkan budaya keselamatan sejak usia dini. Oleh karena itu, kegiatan edukasi mengenai keselamatan yang menggunakan berbagai metode dan media sebaiknya dilakukan secara rutin kepada anak-anak yang sedang bersekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai bahaya dan risiko keselamatan yang ada di lingkungan sekolah serta mengenalkan konsep dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Kegiatan ini dilangsungkan di Sekolah Sains Quran Jakarta (Saung Quran) pada bulan Februari tahun 2025, sebagai bagian dari rangkaian acara Bulan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Nasional di Indonesia. Jumlah peserta dalam kegiatan ini mencapai 24 orang siswa/i. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dimulai dengan analisis kebutuhan, diikuti dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa/i mengenai bahaya keselamatan di sekolah serta dasar-dasar P3K. Para siswa juga dapat mengenali berbagai contoh bahaya dan risiko keselamatan yang mungkin terjadi di sekolah. Peningkatan pengetahuan yang tercatat mencapai 20% di antara peserta kegiatan pengabdian masyarakat. Disarankan agar frekuensi kegiatan edukasi keselamatan ditingkatkan setidaknya satu kali setiap semester, sehingga kesadaran akan pentingnya keselamatan di sekolah dapat terbentuk secara optimal. Kata kunci: Bahaya Keselamatan, Keselamatan diĀ sekolah, P3K, Risiko Keselamatan
Copyrights © 2025