Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENDIDIKAN KESELAMATAN DI SEKOLAH PADA SISWA/I SDN 11 PAGI DURI KEPA JAKARTA BARAT Yusvita, Fierdania
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSafety education is education about safety in order to prevent, avoid or overcome the risk of injury and accidents. Safety education activities are part of a community service done to the students of SDN 11 Pagi Duri Kepa, West Jakarta, especially students at grade III and IV. The community service is part of Tridharma Perguruan Tinggi. This activity aims to enhance students knowledge about safety in schools, particularly regarding safety signs. Pangabdian masyarakat is an implementation method of this community in the form of education followed by questions and answers and roleplay. The results of this activity is the student of SDN 11 Pagi thorn Kepa has been able to identify potential hazards and safety risks and to know the signs of salvation which can be applied in schools, along with the meaning of each of these signs. The conclusion of this activity is an increase in students knowledge on safety signs at the school. Expected with the increasing knowledge of the signs of salvation, the awareness of students to behave safely increased. Keywords: safety education, safety risk, safety signsAbstrakPendidikan keselamatan adalah pendidikan tentang keselamatan dalam rangka mencegah, menghindari atau menanggulangi terjadinya resiko cedera dan kecelakaan. Kegiatan pendidikan keselamatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang dilakukan kepada siswa/i SDN 11 Pagi Duri Kepa Jakarta Barat, khususnya siswa/i kelas III dan IV. Adapun pengabdian masyarakat merupakan bagian dari tridharma pendidikan tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i tentang keselamatan di sekolah, khususnya mengenai rambu-rambu keselamatan. Pelaksanaan pangabdian masyarakat ini menggunakan metode dalam bentuk edukasi dilanjutkan dengan tanya jawab dan role play. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa/i SDN 11 Pagi duri Kepa sudah dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan resiko keselamatan serta mengetahui rambu-rambu keselamatan yang dapat diterapkan di sekolah, berikut dengan arti dari masing-masing rambu tersebut. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan siswa/i mengenai rambu-rambu keselamatan di sekolah. Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan tentang rambu-rambu keselamatan, kesadaran siswa/i untuk berperilaku aman juga meningkat.Kata Kunci : pendidikan keselamatan, resiko keselamatan, rambu-rambu keselamatan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO DERMATITIS KONTAK PADA PEKERJA DI PT. WIJAYA KARYA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL CENGKARENG – BATU CEPER – KUNCIRAN Fitriah, Elva; Azteria, Veza; Keumala, Cut Alia; Yusvita, Fierdania
Health Publica Vol 2, No 01 (2021): Health Publica Jurnal kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v2i01.4058

Abstract

Dermatitis kontak adalah suatu peradangan/gangguan pada kulit yang disebabkan oleh substansi yang menempel pada kulit. Penilitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko dermatitis kontak pada pekerja di PT. Wijaya Karya Proyek Pembangunan jalan Tol Cengkareng–Batu Ceper –KunciranTahun 2020. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi dermatitis kontak adalah faktor endogen dan eksogen. Jeneis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desainstudiCross Sectional yang dilakukan di Proyek Pembangunan Jalan Tol Cengkareng –Batu Ceper -Kunciran oleh PT. Wijaya Karya pada bulan November 2020 sampai Januari 2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 62 sampel pekerja proyek denganteknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling. Metode pengumpulan data sumber informasi yang akan digunakan yaitu berupa data primer dan data sekunder dengan menggunkan alat ukur berupa kuesioner dan wawancaraserta telaah dokumen klinik. Hasil penelitian dari uji statistik Chi-Squaremenunjukan terdapat hubungan antara Penggunaan APD (P-value= 0,000), Lama Kontak (P-value = 0,000), Masa Kerja (P-value= 0,002), dengan Dermatitis kontak. Diharapkan PT Wijaya Karya bisa mencegah terjadinya gejala dermatitis kontak yang dialami oleh pekerja proyek.
PENGELOLAAN RISIKO GANGGUAN MENTAL PADA PEKERJA PT.X DI MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2021 Yusvita, Fierdania; Millah, Izzatu; Keumala Muda, Cut Alia
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v8i03.5209

Abstract

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak 2020 di Indonesia membawa banyak perubahan baru dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pada aktivitas bekerja. Penyesuaian sistem kerja ini seringkali tidak memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk potensi bahaya psikososial sehingga meningkatkan risiko gangguan mental pada pekerja. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan secara online dan offline ini merupakan rangkaian dari kegiatan coaching promosi kesehatan di tempat kerja (PKDTK). Tujuan kegiatan abdimas ini adalah meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat mental pada pekerja PT.X. Rangkaian kegiatan abdimas diawali dengan penyebaran kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale (DAAS-21) untuk melakukan identifikasi risiko gangguan mental pada pekerja di PT. X. Hasil kuesioner menunjukkan semua responden mengalami risiko gangguan mental berupa cemas, stress dan depresi akibat kerja. Setelah itu dilakukan sosialisasi dan edukasi terkait kesehatan mental pada pekerja di masa pandemi Covid-19. Terjadi peningkatan pengetahuan pekerja setelah kegiatan ini. Setelah sosialisasi, dilakukan diskusi dan konseling bagi para pekerja. Para pekerja dipandu untuk memilih hal-hal yang menyenangkan untuk mengurangi tanda dan gejala stress yang dirasakan. Pekerja tampak aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung. Diharapkan program manajemen stress kerja di PT. X segera dilaksanakan sehingga derajat sehat mental pada seluruh pekerja PT.X di masa Pandemi Covid-19 ini akan tercapai lebih optimal. Kata kunci : Risiko gangguan mental, pekerja, pandemi covid-19
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DENGAN MENGENAL GAYA KOMUNIKASI PRIBADI MELALUI DISC INVENTORY Fitriani, Arbania; Yusvita, Fierdania
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 7, No 04 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v7i04.4507

Abstract

Komunikasi adalah aspek paling fundamental. Dengan komunikasi, kita akan tahu apa yang diinginkan oleh pihak lain dan kia juga dapat menyampaikan segala hal yang kita inginkan kepada semua pihak. Namun, seringkali terjadi kesalahpahaman akibat kekeliruan penyampaian pesan melalui komunikasi. Melalui jurnal ini akan disampaikan hasil pelatihan mengenai tipe dan gaya komunikasi serta tips dalam berkomunikasi dengan masing-masing tipe. Adapun gaya komunikasi yang dimaksud adalah Dominant yang merupakan kombinasi antara tipe kepribadian ekstrovert yang berorientasi tugas, Influence yakni gaya komunikasi yang memadukan antara tipe kepribadian ekstrovet yang berointasi kepada manusia, kemudian kepribadian introvert yang berorientasi manusia yang dikenal dengan Steadiness, dan terakhir Compliance yakni perpaduan antara kepribadian introvert dengan orientasi tugas. Kata Kunci: Komunikasi, disc, ketrampilan interpersonal
EDUKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PEKERJA MUDA MELALUI FORUM ILMIAH ABDIMAS Yusvita, Fierdania; Fitriani, Arbania
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 7, No 04 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v7i04.4498

Abstract

Jumlah kecelakaan kerja pada angkatan kerja muda (15-24 tahun) lebih tinggi dibandingkan pekerja dewasa sehingga penting sekali menjadikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) sebagai bagian dari setiap proses kerja yang dilaksanakan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai sarana edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang K3 di dunia kerja, khususnya pada pekerja muda. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Forum Ilmiah Abdimas Universitas Esa Unggul Pada Hari Jumat, 12 Maret 2021, dengan tema Kesiapan Mental dan Pemahamaan Remaja Tentang K3 Pada Dunia Kerja dan diikuti oleh kurang lebih 40 orang peserta. Evaluasi pelaksanaan kegiatan berupa post-test yang menunjukkan hasil 86% peserta memperoleh skor sangat baik (80-100). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta abdimas tentang pentingnya penerapan K3 di dunia kerja. Hasil polling pelaksanaan abdimas terhadap penyampaian materi menunjukkan hasil bahwa peserta puas terhadap keseluruhan paparan materi sehingga dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan abdimas ini dapat tercapai dengan baik. Kata kunci : pekerja muda, kesehatan kerja, keselamatan kerja
PENDIDIKAN KESELAMATAN DI SEKOLAH PADA SISWA/I SDN 11 PAGI DURI KEPA JAKARTA BARAT Yusvita, Fierdania
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v3i1.1660

Abstract

AbstractSafety education is education about safety in order to prevent, avoid or overcome the risk of injury and accidents. Safety education activities are part of a community service done to the students of SDN 11 Pagi Duri Kepa, West Jakarta, especially students at grade III and IV. The community service is part of Tridharma Perguruan Tinggi. This activity aims to enhance students knowledge about safety in schools, particularly regarding safety signs. Pangabdian masyarakat is an implementation method of this community in the form of education followed by questions and answers and roleplay. The results of this activity is the student of SDN 11 Pagi thorn Kepa has been able to identify potential hazards and safety risks and to know the signs of salvation which can be applied in schools, along with the meaning of each of these signs. The conclusion of this activity is an increase in students knowledge on safety signs at the school. Expected with the increasing knowledge of the signs of salvation, the awareness of students to behave safely increased. Keywords: safety education, safety risk, safety signsAbstrakPendidikan keselamatan adalah pendidikan tentang keselamatan dalam rangka mencegah, menghindari atau menanggulangi terjadinya resiko cedera dan kecelakaan. Kegiatan pendidikan keselamatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang dilakukan kepada siswa/i SDN 11 Pagi Duri Kepa Jakarta Barat, khususnya siswa/i kelas III dan IV. Adapun pengabdian masyarakat merupakan bagian dari tridharma pendidikan tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i tentang keselamatan di sekolah, khususnya mengenai rambu-rambu keselamatan. Pelaksanaan pangabdian masyarakat ini menggunakan metode dalam bentuk edukasi dilanjutkan dengan tanya jawab dan role play. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa/i SDN 11 Pagi duri Kepa sudah dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan resiko keselamatan serta mengetahui rambu-rambu keselamatan yang dapat diterapkan di sekolah, berikut dengan arti dari masing-masing rambu tersebut. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan siswa/i mengenai rambu-rambu keselamatan di sekolah. Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan tentang rambu-rambu keselamatan, kesadaran siswa/i untuk berperilaku aman juga meningkat.Kata Kunci : pendidikan keselamatan, resiko keselamatan, rambu-rambu keselamatan
Gambaran Kualitas Hidup Pekerja Pra Lanjut Usia (45-56 Tahun) Dengan Sindrom Metabolik Di PT. X Tahun 2020 Fierdania Yusvita; Putri Handayani; Nadya Shinta Nandra
Journal of Natural Sciences Vol 2, No 3 (2021): Journal of Natural Sciences November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.105 KB) | DOI: 10.34007/jonas.v2i3.152

Abstract

Quality of life can be determined by the individual's perception of his current life, including his health condition. Among occupational diseases, degenerative diseases are the first cause of death, and metabolic syndrome is one of them. This study aims to describe the quality of life of pre-elderly workers (45-56 years) with the risk of metabolic syndrome (obesity, hypertension, hypercholesterolemia and hyperglycemia) at PT. X. The research was conducted with a qualitative descriptive method. Data was collected by interview method and the results of medical check-up documents. The results showed that the respondents rated their quality of life quite well. They judged that his current physical condition was quite good. Respondents do not know that their current health condition can trigger degenerative diseases in the future if sedentary behavior is still ignored. Five of the seven respondents still do not exercise regularly and three of the seven respondents are active smokers with cigarette consumption of 3-20 cigarettes/day. The seven respondents did not pay enough attention to their food intake. Psychologically, respondents perceive their mental condition is very good, they perceive the work environment as a very comfortable place to build social relationships. More metabolic syndrome related support programs at PT X need to be offered to increase workers' awareness of their health status.
Gambaran Risiko Gangguan Mental Pada Pekerja PT X di Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021 Fierdania Yusvita; Nur Ani; Nadya Shinta Nandra
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2143

Abstract

Selama wabah Covid-19, seluruh populasi mengalami peningkatan tingkat stres yang dapat memiliki efek serius pada kesehatan mental, terutama dalam kasus di mana karantina wajib di rumah diberlakukan sehingga Work From Home (WFH) mutlak dilakukan. Perubahan psikologis dapat mencakup peningkatan kecemasan, suasana hati pada tingkat yang rendah, motivasi yang rendah dan pikiran gelisah atau depresi. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan gambaran risiko gangguan mental pada pekerja PT.X di masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survey analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DAAS 21). Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja di PT.X, sebuah perusahaan jasa konsultan teknik di DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling, dengan jumlah sample yaitu berjumlah 43 orang pekerja. Hasil penelitian menunjukkan proporsi tertinggi risiko gangguan mental pada pekerja di PT.X adalah depresi yakni sebanyak 34,88% responden (15 orang). Proporsi responden mengalami risiko stress kerja adalah 23,25% (10 orang) dan proporsi kecemasan adalah sebesar 18,62% (8 orang). Disarankan pada PT.X untuk menerapkan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terkait hazard psikososial yang berkaitan dengan pekerjaan sehingga kesehatan mental pekerja dapat terjaga dengan optimal di masa Pandemi Covid-19.Kata kunci: Risiko gangguan mental pekerja, Work From Home (WFH), Pandemi Covid-19
Persepsi Risiko Keselamatan Berkendara Berdasarkan Paradigma Psikometri Pada Pengguna Kendaraan Roda Dua Putri Handayani; Fierdania Yusvita
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 4, No 2 (2016): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.265 KB) | DOI: 10.47007/inohim.v4i2.93

Abstract

Abstract This study aims to provide an overview of risk perception of safety and health in the two-wheeler users in Esa Unggul University using psychometric paradigm. The study was conducted on 150 respondents in March – May 2016 using cross - sectional design, the primary data in the form of questionnaires, and supporting data by interviewing informants. The parameters used are Likert scale numbers 1 - 4. The average value of each dimension is calculated as numbers 1 (low), 2-3 (moderate), 4 (good). The results showed that the perception of respondents have been quite good, but still needed to improve. Dimensions voluntary acceptance of perceived high, it means that the workers willing to accept any risks involved in the workplace. In order to create the required behavior of safety cultured, safety related management commitment is strong, safety applicative training and participation of all workers to always safety promote.Keywords: Risk perception, Psychometric paradigm. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran persepsi risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pengguna kendaraan roda dua di Universitas Esa Unggul menggunakan paradigma psikometri. Penelitian dilakukan terhadap 150 responden pada bulan Maret – Mei 2016 menggunakan desain cross-sectional, data primer berupa kuesioner, dan data pendukung berupa wawancara informan. Parameter yang digunakan adalah skala Likert angka 1 – 4. Nilai rata-rata masing-masing dimensi dihitung dimana angka 1 (rendah), 2 – 3 (sedang), 4 (baik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden telah cukup baik namun masih perlu adanya peningkatan. Dimensi penerimaan secara sukarela dipersepsikan tinggi, berarti bahwa pekerja mau menerima segala risiko yang ada dipekerjaannya. Agar tercipta perilaku berbudaya K3 maka diperlukan komitmen manajemen terkait K3 yang kuat, pelatihan K3 yang aplikatif dan partisipasi dari seluruh untuk selalu memajukan K3. Kata Kunci : Persepsi Risiko, Paradigma Psikometri.
Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di UPTD SDN Mekarjaya 11 Depok Fierdania Yusvita
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v3i2.2875

Abstract

Risiko kecelakaan dan berbagai kondisi darurat dapat terjadi di mana saja dan menimpa siapa saja, termasuk para siswa/i di sekolah dasar (SD) sehingga meningkatkan pengetahuan dan memberdayakan setiap warga sekolah untuk dapat melakukan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan dan kondisi darurat di sekolah penting untuk dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang berupa pemberian edukasi dan pelatihan P3K pada siswa/I sekolah dasar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/I tentang bahaya dan risiko keselamatan di sekolah, mengenal kecelakaan yang dapat terjadi di sekolah serta meningkatkan kemampuan siswa/I SD dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Kegiatan ini dilaksanakan melalui kegiatan ANR-Minerva goes to school yang diselenggarakan oleh Minerva.Cons dan ANR pada Bulan Oktober 2022 dengan Tema “Pelatihan P3K-Dokcil di UPTD SDN Mekarjaya 11”. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa/I SDN Mekarjaya 11, dengan jumlah peserta sebanyak 31 orang siswa/i. Evaluasi pelaksanaan kegiatan abdimas menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan sebesar 26% pada siswa/I tentang jenis bahaya dan kecelakaan yang ada di sekolah dan keterampilan siswa/I dalam  melakukan P3K pada luka di kepala dan tangan dengan menggunakan mitela/ kain segitiga. Diharapkan kegiatan P3K ini akan berlangsung secara kontinyu dan bertahap pada jenis P3K lainnya yang dapat dilakukan jika terjadi kecelakaan di sekolah.