Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa gaul dalam berbahasa Indonesia di kalangan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Negeri Medan (UNIMED). Masalah utama yang menjadi fokus adalah dinamika berbahasa mahasiswa dan potensi implikasinya terhadap pembinaan bahasa Indonesia baku di lingkungan akademik. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data primer diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada sampel mahasiswa aktif dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul sangat dominan dalam komunikasi sehari-hari mahasiswa, terutama dalam situasi santai dan nonformal. Faktor dominan yang memengaruhi adalah lingkungan teman sebaya (kohesi sosial) dan pengaruh media sosial. Mayoritas responden merasa bahasa gaul membuat mereka merasa lebih dekat dengan teman sekelas dan sering menggunakannya. Meskipun demikian, hampir seluruh responden menunjukkan kemampuan menyesuaikan gaya bahasa sesuai situasi (formal/santai), menandakan adanya kesadaran dan kemampuan alih kode yang sehat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa gaul berfungsi sebagai simbol solidaritas dan kedekatan, namun mahasiswa tetap mampu menempatkan bahasa baku dalam konteks akademik.
Copyrights © 2026