Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dirancang untuk memastikan bahwa lulusan pada setiap jenjang pendidikan memiliki capaian kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta keterampilan abad ke-21. Pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), kerangka ini menuntut peserta didik tidak hanya memahami konsep ekonomi, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut secara praktis dalam memecahkan persoalan ekonomi sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana implementasi kurikulum berbasis KKNI diterapkan pada pembelajaran Ekonomi di SMA, khususnya terkait kesesuaian kompetensi dasar dengan level KKNI, proses pembelajaran yang berlangsung, serta tantangan yang dihadapi guru dan siswa dalam menerapkan kurikulum ini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum KKNI pada pembelajaran Ekonomi SMA masih jauh dari optimal. Guru masih berorientasi pada pembelajaran teoretis dan penyampaian informasi daripada pembelajaran berbasis kompetensi. Siswa belum dilibatkan secara aktif dalam proses berpikir kritis, eksplorasi data ekonomi, maupun penilaian berbasis proyek yang sejalan dengan tuntutan KKNI. Hambatan-hambatan seperti keterbatasan media pembelajaran kontekstual, rendahnya pemahaman guru tentang KKNI, dan minimnya fasilitas pendukung turut menjadi faktor penghambat. Penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya penguatan kapasitas guru, restrukturisasi strategi pembelajaran, serta penyediaan perangkat pembelajaran berbasis KKNI yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2026