Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran IPS Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas X-L MAN 2 Model Medan Umi Al Mas, Khairunnisa; Erisa Aulia Sihotang, Sabrina; Ramadhani, Sri; Apriyani, Gresia; Yuni, Revita
Journal of Economic Education and Eco-Technopreneurship Vol. 4 No. 1 (2025): June Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/w0ssgh53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media pembelajaran mempengaruhi minat belajar siswa kelas X di MAN 2 Model Medan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran yang tidak melibatkan teknologi atau media interaktif. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, yang menggunakan teknik regresi linier sederhana. teknik total sampling digunakan untuk mengambil sampel dari 35 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel media pembelajaran mempengaruhi minat belajar siswa dengan baik. Dengan tingkat signifikansi 0,012 < 0,05 maka hipotesis alternatif diterima karena nilai thitung 2,648 lebih besar dari t tabel 2,034 . Ada persamaan regresi Y = 23,974 + 0,408X. Namun, nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,175 menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat menyebabkan 17,5% variasi minat belajar. Hasilnya menunjukkan bahwa media yang tepat dan menarik mampu mempengaruhi semangat belajar siswa secara signifikan.
Analisis Implementasi Kurikulum Berbasis KKNI pada Pembelajaran Ekonomi SMA Siregar, Sri Ramadhani; Tumangger, Siti Sarah; Apriyani, Gresia; Excaudia, Excaudia; Pane, Josua Arnaldo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13829

Abstract

Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dirancang untuk memastikan bahwa lulusan pada setiap jenjang pendidikan memiliki capaian kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta keterampilan abad ke-21. Pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), kerangka ini menuntut peserta didik tidak hanya memahami konsep ekonomi, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut secara praktis dalam memecahkan persoalan ekonomi sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana implementasi kurikulum berbasis KKNI diterapkan pada pembelajaran Ekonomi di SMA, khususnya terkait kesesuaian kompetensi dasar dengan level KKNI, proses pembelajaran yang berlangsung, serta tantangan yang dihadapi guru dan siswa dalam menerapkan kurikulum ini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum KKNI pada pembelajaran Ekonomi SMA masih jauh dari optimal. Guru masih berorientasi pada pembelajaran teoretis dan penyampaian informasi daripada pembelajaran berbasis kompetensi. Siswa belum dilibatkan secara aktif dalam proses berpikir kritis, eksplorasi data ekonomi, maupun penilaian berbasis proyek yang sejalan dengan tuntutan KKNI. Hambatan-hambatan seperti keterbatasan media pembelajaran kontekstual, rendahnya pemahaman guru tentang KKNI, dan minimnya fasilitas pendukung turut menjadi faktor penghambat. Penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya penguatan kapasitas guru, restrukturisasi strategi pembelajaran, serta penyediaan perangkat pembelajaran berbasis KKNI yang lebih komprehensif.
Analisis Implementasi Kurikulum Berbasis KKNI pada Pembelajaran Ekonomi SMA Siregar, Sri Ramadhani; Tumangger, Siti Sarah; Apriyani, Gresia; Excaudia, Excaudia; Pane, Josua Arnaldo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13829

Abstract

Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dirancang untuk memastikan bahwa lulusan pada setiap jenjang pendidikan memiliki capaian kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta keterampilan abad ke-21. Pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), kerangka ini menuntut peserta didik tidak hanya memahami konsep ekonomi, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut secara praktis dalam memecahkan persoalan ekonomi sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana implementasi kurikulum berbasis KKNI diterapkan pada pembelajaran Ekonomi di SMA, khususnya terkait kesesuaian kompetensi dasar dengan level KKNI, proses pembelajaran yang berlangsung, serta tantangan yang dihadapi guru dan siswa dalam menerapkan kurikulum ini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum KKNI pada pembelajaran Ekonomi SMA masih jauh dari optimal. Guru masih berorientasi pada pembelajaran teoretis dan penyampaian informasi daripada pembelajaran berbasis kompetensi. Siswa belum dilibatkan secara aktif dalam proses berpikir kritis, eksplorasi data ekonomi, maupun penilaian berbasis proyek yang sejalan dengan tuntutan KKNI. Hambatan-hambatan seperti keterbatasan media pembelajaran kontekstual, rendahnya pemahaman guru tentang KKNI, dan minimnya fasilitas pendukung turut menjadi faktor penghambat. Penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya penguatan kapasitas guru, restrukturisasi strategi pembelajaran, serta penyediaan perangkat pembelajaran berbasis KKNI yang lebih komprehensif.
Analisis Kegagalan Manajemen Risiko pada Industri Pinjaman Online dan Dampaknya terhadap Stabilitas Keuangan di Indonesia Apriyani, Gresia; Lesmana, Icha; Tumangger, Siti Sarah; Siregar, Sri Ramadhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37123

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya layanan pinjaman online sebagai bagian dari financial technology (fintech) yang memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat. Namun, pertumbuhan industri ini juga menimbulkan berbagai permasalahan seperti meningkatnya tingkat gagal bayar, praktik penagihan yang tidak sesuai etika, serta lemahnya perlindungan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan penerapan manajemen risiko dalam industri pinjaman online di Indonesia serta dampaknya terhadap stabilitas keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui analisis literatur dan laporan terkait industri fintech lending. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan dalam proses identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan pemantauan risiko menjadi penyebab utama meningkatnya kredit bermasalah dan menurunnya kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem manajemen risiko serta peningkatan pengawasan regulator agar industri pinjaman online dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.