Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) pencapaian diri terhadap adaptasi mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pengguna Instagram. Fenomena FoMO muncul ketika mahasiswa merasa tertinggal setelah melihat unggahan pencapaian teman sebaya di media sosial, sehingga memicu dorongan untuk menyesuaikan diri baik pada aspek akademik maupun non-akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode deskriptif dengan populasi sebanyak 327 mahasiswa dan sampel 77 responden, diperoleh melalui teknik kuesioner daring. Data dianalisis dengan uji prasyarat dan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 27 dengan landasan teori Hasrat (Desire) Jacques Lacan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kuat dan positif antara FoMO pencapaian diri dan adaptasi dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,780. Nilai determinasi (R²) sebesar 0,608 mengindikasikan bahwa 60,8% variasi adaptasi dijelaskan oleh FoMO pencapaian diri, sementara sisanya dipengaruhi faktor eksternal lainnya. Koefisien regresi (B) sebesar 0,745 dengan nilai signifikansi p < 0,001 membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa FoMO pencapaian diri menjadi faktor penting yang mempengaruhi adaptasi mahasiswa dalam merespons lingkungan sosial digital
Copyrights © 2026