Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran perempuan Kajang Luar dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah perkembangan era digital; dan (2) mengidentifikasi bentuk adaptasi serta tantangan yang mereka hadapi dalam proses modernisasi, terutama pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi penelitian dilakukan di wilayah Kajang Luar, Kabupaten Bulukumba, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, FGD, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive yang mencakup perempuan dewasa, remaja, pelaku UMKM, dan tokoh komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Kajang Luar berada dalam proses negosiasi budaya yang kompleks, di mana mereka tetap mempertahankan nilai pasang ri Kajang sambil memanfaatkan teknologi digital untuk pendidikan, ekonomi, dan komunikasi. Meskipun menghadapi tantangan berupa benturan nilai dan risiko digital, perempuan Kajang Luar mampu mengembangkan strategi adaptif yang menggabungkan tradisi dengan inovasi modern.
Copyrights © 2026