fenomena penggunaan second account Instagram menjadi tren di kalangan generasi-z karena dianggap sebagai ruang yang lebih aman untuk mengekspresikan diri dibandingkan dengan first account. Kondisi ini berpotensi mendorong tingginya keterbukaan diri, terutama pada individu dengan kemampuan control diri yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-control dengan keterbukaan diri pada Generasi-z pengguna second account Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 384. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui google form menggunakan skala self-control dan skala keterbukaan diri. Analisis data meliputi uji asumsi berupa uji normalitas dan uji linearitas serta uji korelasi Spearman’s Rank dengan bantuan softwar SPSS versi 25 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara self-control dan keterbukaan diri pada Generasi- pengguna second account Instagram. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin rendahnya self-control maka semakin tinggi tingkat keterbukaan diri yang ditampilkan di second account Instagram dan begitupun sebaliknya.
Copyrights © 2026