Arafah, Nawal Nur
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rendahnya Self-Control dan Tingkat Keterbukaan Diri pada Generasi-Z Pengguna Second Account Instagram Arafah, Nawal Nur; Subardjo, Ratna Yunita Setiyani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13895

Abstract

fenomena penggunaan second account Instagram menjadi tren di kalangan generasi-z karena dianggap sebagai ruang yang lebih aman untuk mengekspresikan diri dibandingkan dengan first account. Kondisi ini berpotensi mendorong tingginya keterbukaan diri, terutama pada individu dengan kemampuan control diri yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-control dengan keterbukaan diri pada Generasi-z pengguna second account Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 384. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui google form menggunakan skala self-control dan skala keterbukaan diri. Analisis data meliputi uji asumsi berupa uji normalitas dan uji linearitas serta uji korelasi Spearman’s Rank dengan bantuan softwar SPSS versi 25 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara self-control dan keterbukaan diri pada Generasi- pengguna second account Instagram. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin rendahnya self-control maka semakin tinggi tingkat keterbukaan diri yang ditampilkan di second account Instagram dan begitupun sebaliknya.  
Leadership in the Age of Artificial Intelligence in Elementary Education Management Khofi, Mohammad Bilutfikal; Kamal, Lahij; Arafah, Nawal Nur
Journal of Elementary Education Research and Practice Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Elementary Education Research and Practice
Publisher : Yayasan Centre for Studying and Milieu Development of Indonesia (CESMiD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70376/khgvbg45

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has transformed educational leadership practices, including at the elementary school level, which raises distinctive pedagogical and ethical considerations. This study aims to examine AI-based educational leadership in elementary education, emphasizing the balance among data utilization, pedagogical wisdom, and humanistic values. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted by analyzing peer-reviewed articles published between 2015 and 2025 that address educational leadership, AI, and primary education. The findings indicate that AI significantly supports data-driven leadership by enhancing responsive and evidence-based decision-making; however, it cannot replace the role of school principals as interpreters of data who consider students’ social-emotional development and the unique context of elementary education. The successful implementation of AI is also highly dependent on establishing teachers’ psychological safety, fostered by supportive, ethical leadership that encourages reflective adaptation to technology without undermining professional autonomy. Furthermore, AI has strong potential to support differentiated and inclusive learning, provided it is managed fairly and does not lead to labeling or learning inequalities. This study underscores that elementary school leadership in the AI era must be grounded in a strong ethical commitment to child protection, equity, and inclusivity, positioning AI as a means to strengthen educational practices rather than an end in itself.
Rendahnya Self-Control dan Tingkat Keterbukaan Diri pada Generasi-Z Pengguna Second Account Instagram Arafah, Nawal Nur; Subardjo, Ratna Yunita Setiyani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13895

Abstract

fenomena penggunaan second account Instagram menjadi tren di kalangan generasi-z karena dianggap sebagai ruang yang lebih aman untuk mengekspresikan diri dibandingkan dengan first account. Kondisi ini berpotensi mendorong tingginya keterbukaan diri, terutama pada individu dengan kemampuan control diri yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-control dengan keterbukaan diri pada Generasi-z pengguna second account Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 384. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui google form menggunakan skala self-control dan skala keterbukaan diri. Analisis data meliputi uji asumsi berupa uji normalitas dan uji linearitas serta uji korelasi Spearman’s Rank dengan bantuan softwar SPSS versi 25 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara self-control dan keterbukaan diri pada Generasi- pengguna second account Instagram. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin rendahnya self-control maka semakin tinggi tingkat keterbukaan diri yang ditampilkan di second account Instagram dan begitupun sebaliknya.