Kajian hadis di Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan melalui kontribusi para sarjana kontemporer, salah satunya M. Syuhudi Ismail. Ia berupaya menjembatani metodologi hadis klasik dengan perspektif analisis modern, sehingga melahirkan pendekatan yang kritis dan kontekstual. Penelitian ini didasarkan pada studi kepustakaan terhadap karya-karya utama Syuhudi, seperti Hadis Nabi Menurut Pembela, Pengingkar, dan Pemalsunya dan Kaidah Kesahihan Sanad Hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Syuhudi menekankan pentingnya keseimbangan proporsional antara kritik sanad dan kritik matan, menolak pengabaian hadis secara total, serta mendorong penafsiran rasional yang tetap relevan dengan realitas kontemporer. Kontribusi intelektualnya berperan besar dalam membentuk perkembangan studi hadis di Indonesia, meskipun gagasan-gagasannya belum sepenuhnya diterima di kalangan pesantren tradisional.
Copyrights © 2026